Demi Masak Sehari-hari, Warga Sidrap Rela Bayar Mahal: Gas 3 Kg Langka

- Redaktur

Senin, 8 Juni 2026 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBUZZPRESS.COM, SIDRAP – Kembali terjadi kelangkaan gas elpiji (LPG) 3 kilogram di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Kelangkaan ini membuat ibu rumah tangga kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok dapur, sementara harga yang dijual di pasaran melonjak jauh di atas harga eceran tertinggi , dari Rp23.000 per tabung, kini dijual hingga Rp35.000 sampai Rp40.000.

Banyak warga, khususnya ibu rumah tangga, mengaku sudah berkeliling dari satu warung ke warung lain, pangkalan gas, hingga pasar-pasar, namun belum juga mendapatkan tabung gas yang dicari. Salah satu warga, Hasniar, mengatakan ia sudah mencari sejak pagi, namun hasilnya nihil. β€œSudah keliling ke mana-mana, tidak ada yang punya. Kalau ada pun harganya tidak masuk akal, sampai Rp40.000 satu tabung. Padahal biasanya hanya Rp23.000-an saja,” keluhnya, Senin (8/6/2026).

Kondisi ini tentu sangat memberatkan, apalagi LPG 3 kg merupakan kebutuhan utama untuk memasak sehari-hari bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah. Jika harus membeli dengan harga mahal, pengeluaran rumah tangga pun membengkak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari keterangan para penjual dan pengecer gas di wilayah Sidrap, ada alasan khusus mengapa stok menjadi seret dan harga meroket. Penyebab utamanya ternyata berkaitan erat dengan siklus pertanian di Sidrap.

β€œSetiap kali masuk musim tanam padi, permintaan gas 3 kg langsung melonjak tajam. Bukan lagi hanya ibu rumah tangga yang beli, tapi banyak petani yang mengambil stok dalam jumlah banyak,” ungkap salah satu penjual di Kecamatan Baranti.

Baca Juga:  Tak Lagi Jauh Mencari Pengobatan: Peresmian Puskesmas Kai Menandai Babak Baru Pelayanan Kesehatan Tolikara

Dijelaskan lebih lanjut, para petani di Sidrap banyak menggunakan tabung gas LPG 3 kg sebagai bahan bakar mesin pompa air. Alat ini sangat dibutuhkan untuk menyedot dan mengalirkan air ke lahan sawah mereka, terutama bagi areal yang tidak terjangkau jaringan irigasi teknis. Karena kebutuhan pengairan sangat besar saat masa tanam, maka konsumsi gas pun meningkat drastis dan menyedot pasokan yang ada di pasaran.

Akibatnya, stok yang seharusnya cukup untuk kebutuhan rumah tangga menjadi berkurang, bahkan habis, sementara permintaan tetap tinggi. Kondisi ini dimanfaatkan sebagian pengecer untuk menaikkan harga sesuka hati.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun tangan. Masyarakat meminta agar pasokan ditambah, pengawasan diperketat, dan penggunaan gas subsidi dikembalikan pada sasaran yang tepat, agar tidak saling berebut kebutuhan pokok dengan sektor lain.

Hingga berita ini diturunkan, keluhan masih terus mengalir, sementara warga terpaksa harus menahan diri atau merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan satu tabung gas untuk memasak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko
Pemkab Enrekang, Baznas dan Bank Sulselbar Gelar Rapat Teknis Penguatan ZIS-DSKL.
Pemkab Enrekang Gaet Jasindo Asuransikan 1.500 Hektare Lahan Padi dan Jagung
Sumber Air Baku PDAM Menipis, Diskominfo Enrekang Salurkan Air Bersih Untuk Warga.
Tipu Korban Hingga Ratusan Juta, Polres Sidrap Tangkap Pelaku Sobis di Balikpapan
Buka Lapangan Kerja dan Tingkatkan Skill, Bupati Enrekang Secara Resmi Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch 5.
Bupati Enrekang Hadiri Pelepasan Secara Simbolis Distribusi Bantuan Produk Susu Bagi Masyarakat di 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.
Jaga Hasil Panen, Bhabinkamtibmas Pantau Ketersediaan Air Irigasi di Maritengngae
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:14 WITA

BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Pemkab Enrekang, Baznas dan Bank Sulselbar Gelar Rapat Teknis Penguatan ZIS-DSKL.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:11 WITA

Pemkab Enrekang Gaet Jasindo Asuransikan 1.500 Hektare Lahan Padi dan Jagung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:40 WITA

Sumber Air Baku PDAM Menipis, Diskominfo Enrekang Salurkan Air Bersih Untuk Warga.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:14 WITA

Tipu Korban Hingga Ratusan Juta, Polres Sidrap Tangkap Pelaku Sobis di Balikpapan

Berita Terbaru