Awal Tahun Baru Islam: Keluarga Besar Hj. Mella Kumpul Penuh Makna di Pulau Dutungan Barru

- Redaktur

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfobuzzPress.com | Barru, 17 Juni 2026 – Memasuki awal Tahun Baru Islam, momen yang penuh makna dan keberkahan, tidak sedikit keluarga yang memilih mengisinya dengan hal-hal yang menenangkan hati dan mempererat silaturahmi. Salah satunya dilakukan oleh Keluarga Besar Almarhumah Hj. Mella, yang memilih Pulau Dutungan di Kabupaten Barru sebagai tempat berkumpul dan berlibur bersama.

Bagi keluarga ini, awal Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian tanggal, melainkan waktu yang tepat untuk merenung, bersyukur, serta memperkuat ikatan persaudaraan yang telah terjalin turun-temurun. Berbeda dengan perayaan Tahun Baru Masehi yang identik dengan keramaian dan hingar bingar, mereka lebih menyukai suasana yang tenang, alami, dan penuh makna kebersamaan.

Pulau Dutungan menjadi pilihan utama yang tak salah. Terletak di perairan Barru, pulau ini memukau dengan hamparan pasir putih lembut yang terhampar luas, air laut berwarna biru jernih yang tembus pandang hingga ke dasar karang, serta angin pantai yang berhembus lembut menyejukkan badan. Jauh dari kebisingan kota, tempat ini terasa seperti surga kecil yang disiapkan untuk mereka yang ingin mendekatkan diri pada alam dan keluarga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga Besar Nene Hj. Mella adalah keluarga yang besar dan bersemangat. Terdiri dari tujuh orang anak yang telah sukses menekuni usahanya masing-masing: Hj. Nuha pemilik usaha HN Otomotif, Hj. Dalle yang berjualan sembako dan kebutuhan pokok di Kios Pasar Baranti, Nimang yang bergerak di bidang jual beli beras di Pasar Rappang, Undu pemilik Konveksi Varia Kaos, Hj. Sutra atau yang akrab disapa Hj. Erra pemilik Toko Wahyu Rappang, Hj. Nasra atau Hj. Nanse pemilik Toko Eka Rappang, serta Muliaty yang akrab dipanggil Tanti yang memiliki usaha jual beli kebutuhan sehari-hari di Dea. Dari ketujuh saudara ini, lahirlah 50 orang cucu yang menjadi penerus kebaikan keluarga.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Sidrap minta Pertamina Evaluasi Keberadaan Pertashop

Meskipun kesibukan masing-masing usaha seringkali membuat mereka jarang bertemu setiap hari, ikatan batin tetap terjaga erat. Hal ini terlihat dari keaktifan mereka dalam grup percakapan bernama β€œNemal Squad”, yang beranggotakan 32 orang gabungan dari anak dan cucu Hj. Mella. Di sana, kabar selalu tersampaikan, canda tawa terbagi, dan rencana pertemuan pun sering disusun.

Kini, di bawah langit Pulau Dutungan yang cerah pada Rabu, 17 Juni 2026 itu, semua kesibukan disisihkan sejenak. Terlihat para orang tua duduk santai di bawah naungan pohon rindang sambil berbagi cerita masa lalu dan kenangan indah bersama Almarhumah Hj. Mella. Sementara itu, para cucu berlarian riang di tepi pantai, menyentuh air laut yang segar, serta mengagumi keindahan terumbu karang dan ikan-ikan kecil yang berenang bebas. Suara tawa dan sapaan hangat memenuhi udara, berpadu dengan deburan ombak yang terdengar merdu.

β€œBagi kami, berkumpul di tempat seperti ini di awal Tahun Baru Islam adalah cara terbaik mendoakan almarhumah ibu. Beliau selalu mengajarkan bahwa harta yang paling berharga bukanlah apa yang kita miliki, melainkan keutuhan dan kebersamaan keluarga,” ujar Hj Nasra salah satu perwakilan keluarga dengan senyum haru.

Pulau Dutungan pun menjadi saksi bisu kebahagiaan itu. Keindahan alamnya yang alami seolah melengkapi kehangatan hubungan persaudaraan mereka. Tidak ada keramaian yang berlebihan, hanya kedamaian, rasa syukur, dan harapan semoga di tahun baru ini seluruh keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan usaha, dan keberkahan dalam menjaga tali silaturahmi selamanya.

Liburan singkat ini meninggalkan kenangan manis yang takkan terlupakan. Sebelum pulang, mereka berjanji untuk terus menjaga kebersamaan ini, menjadikan setiap momen pertemuan sebagai amal dan kebahagiaan, serta menjadikan keindahan Pulau Dutungan sebagai tanda bahwa kebahagiaan keluarga tercipta dari kebersamaan yang tulus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko
Pemkab Enrekang, Baznas dan Bank Sulselbar Gelar Rapat Teknis Penguatan ZIS-DSKL.
Pemkab Enrekang Gaet Jasindo Asuransikan 1.500 Hektare Lahan Padi dan Jagung
Sumber Air Baku PDAM Menipis, Diskominfo Enrekang Salurkan Air Bersih Untuk Warga.
Tipu Korban Hingga Ratusan Juta, Polres Sidrap Tangkap Pelaku Sobis di Balikpapan
Buka Lapangan Kerja dan Tingkatkan Skill, Bupati Enrekang Secara Resmi Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch 5.
Bupati Enrekang Hadiri Pelepasan Secara Simbolis Distribusi Bantuan Produk Susu Bagi Masyarakat di 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.
Jaga Hasil Panen, Bhabinkamtibmas Pantau Ketersediaan Air Irigasi di Maritengngae
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:14 WITA

BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Pemkab Enrekang, Baznas dan Bank Sulselbar Gelar Rapat Teknis Penguatan ZIS-DSKL.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:11 WITA

Pemkab Enrekang Gaet Jasindo Asuransikan 1.500 Hektare Lahan Padi dan Jagung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:40 WITA

Sumber Air Baku PDAM Menipis, Diskominfo Enrekang Salurkan Air Bersih Untuk Warga.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:14 WITA

Tipu Korban Hingga Ratusan Juta, Polres Sidrap Tangkap Pelaku Sobis di Balikpapan

Berita Terbaru