SIDRAP, Infobuzzpress.com – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) belakangan ini membuat sejumlah lahan persawahan mengalami kekeringan parah. Menanggapi hal itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif segera turun tangan dan mengerahkan mobil damkar untuk mengaliri lahan pertanian warga, guna mencegah kerugian yang lebih besar.
Kekeringan yang terjadi belakangan ini mengancam ribuan tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan. Jika tidak segera dialiri air, dikhawatirkan petani akan mengalami gagal panen dan merugi besar menjelang masa tanam berakhir.
Salah satu wilayah yang mendapatkan prioritas bantuan air adalah Desa Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang. Puluhan hektar sawah milik warga setempat sempat terancam kering kerontang akibat berkurangnya pasokan air irigasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berkat gerak cepat Bupati Syaharuddin Alrif, bantuan air dari mobil damkar kini mulai disalurkan langsung ke petak-petak sawah yang membutuhkan. Langkah ini disambut lega dan penuh rasa syukur oleh para petani yang sudah cemas memikirkan nasib hasil panen mereka.
“Terima kasih banyak Pak Bupati atas bantuan air yang dikirimkan untuk kami petani di Desa Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang. Bantuan ini sangat berarti, menyelamatkan tanaman kami yang hampir mati kekeringan,” ucap salah satu warga dengan nada lega.
Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa kesejahteraan petani adalah prioritas utama pemerintah daerah. Pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk membantu warga yang terdampak kekeringan, agar tidak ada petani yang mengalami kerugian akibat perubahan cuaca.
Warga berharap perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan pemerintah daerah dapat terus berlanjut, serta menjadi semangat bagi masyarakat untuk tetap bekerja keras mengembangkan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian Sidrap.









