Dr. Bunyamin Yapid di Kairo: Tak Mampu Kelola Uang Bulanan, Jangan Bermimpi Mengelola Ratusan Juta

- Redaktur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBUZZPRESS.COM, KAIRO,—Kesuksesan seorang pengusaha tidak selalu diawali dengan modal besar. Justru, kemampuan mengelola amanah kecil menjadi ukuran awal sebelum seseorang dipercaya memegang tanggung jawab yang lebih besar. Pesan inspiratif itu disampaikan Founder sekaligus Presiden Direktur PT An Nur Maarif Tour & Travel, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., saat mengisi seminar “The Entrepreneur’s Journey” bertema “Character Before Capital: Spiritualitas dan Integritas sebagai Fondasi Kesuksesan Bisnis” di Wisma Nusantara, Kairo, Kamis (30/7/2026).

Di hadapan ratusan peserta yang didominasi mahasiswa Indonesia di Mesir, Bunyamin membuka pemaparannya dengan sebuah pertanyaan sederhana yang langsung menyentuh realitas kehidupan sehari-hari.

“Berapa banyak dari kita yang berani mengaku, kalau mengurus uang kiriman bulanan saja kadang masih kewalahan?” tanyanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaan tersebut menjadi pintu masuk untuk menjelaskan satu prinsip penting dalam membangun bisnis. Menurutnya, banyak orang bermimpi memiliki modal besar, tetapi lupa bahwa kepercayaan untuk mengelola modal tidak datang secara instan.

“Kalau mengurus tiga juta sebulan saja tidak bisa, bagaimana bisa dipercaya mengelola ratusan juta nanti?” ujar Bunyamin, disambut senyum dan tawa para peserta seminar.

Menurut alumnus Universitas Al-Azhar Kairo tersebut, karakter adalah aset pertama yang harus dimiliki setiap calon pengusaha. Modal bisa dicari, tetapi kepercayaan hanya diberikan kepada mereka yang mampu menjaga amanah, sekecil apa pun nilainya.

“Kepercayaan dibangun dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten. Orang yang disiplin mengelola amanah kecil akan lebih siap menerima amanah yang lebih besar,” tegasnya.

Dari Desa Menuju Indonesia

Dalam seminar yang berlangsung hangat dan interaktif itu, Bunyamin turut membagikan perjalanan hidupnya. Setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo dan melanjutkan studi magister hingga doktor di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, ia mengaku tidak langsung mendapatkan pengakuan ketika kembali ke Tanah Air.

Ia bahkan sempat dipandang sebelah mata oleh sebagian orang di sekitarnya.

Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti. Sebaliknya, ia memilih membuktikan kemampuan melalui kerja keras, konsistensi, dan karya nyata.

“Perjalanan saya dimulai dari desa menuju kota. Tetapi yang saya bangun bukan sekadar jalan menuju kota, melainkan jalan kesuksesan dari desa untuk Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Piala Dunia 2026: TVRI Harusnya Milik Publik, Mengapa Malah Menjadi Komoditas?

Kisah tersebut mendapat apresiasi dari peserta karena menggambarkan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita besar.

Bangun Mimpi dengan Perencanaan

Bunyamin juga mengajak peserta untuk memiliki visi yang jelas sebelum membangun usaha. Ia mengibaratkan seorang arsitek yang selalu membuat miniatur atau rancangan sebelum mendirikan bangunan.

Begitu pula dalam kehidupan. Tanpa perencanaan yang matang, seseorang akan sulit menentukan arah dan tujuan yang ingin dicapai.

Selain itu, ia menyoroti kebiasaan sebagian generasi muda yang lebih mudah mengeluarkan uang untuk memenuhi gaya hidup dibandingkan berinvestasi pada pendidikan dan peningkatan kompetensi.

Menurutnya, ilmu pengetahuan merupakan investasi jangka panjang yang nilainya jauh lebih besar dibandingkan barang-barang konsumtif.

Empat Generasi Penentu Masa Depan

Dalam pemaparannya, Bunyamin juga mengajak peserta melakukan refleksi melalui empat kategori generasi, yakni perintis, pewaris, penghancur, dan pengembang.

Ia berharap generasi muda Indonesia mampu menjadi generasi pengembang, yakni mereka yang tidak hanya menikmati hasil perjuangan orang tua, tetapi mampu menciptakan inovasi, memperluas manfaat, serta meningkatkan kualitas kehidupan generasi berikutnya.

Menurutnya, salah satu kunci menjadi generasi pengembang adalah kemampuan mengelola waktu secara disiplin, menyeimbangkan aktivitas belajar, bekerja, beribadah, dan beristirahat dalam 24 jam yang dimiliki setiap orang.

Spiritualitas sebagai Fondasi Kesuksesan

Menutup pemaparannya, Bunyamin mengingatkan bahwa keberhasilan dalam dunia usaha tidak boleh memisahkan seseorang dari nilai-nilai spiritual.

Ia menegaskan, sehebat apa pun strategi bisnis yang dimiliki, semuanya harus ditopang dengan kedekatan kepada Allah SWT.

“Jangan tinggalkan salat malam, dan membiarkan malam tanpa diiringi dengan meminta kepada Allah Swt.,” pesannya.

Seminar “The Entrepreneur’s Journey” menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus motivasi bagi mahasiswa Indonesia di Mesir untuk mempersiapkan diri menjadi entrepreneur yang tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan spiritualitas yang kuat. Melalui pesan-pesan sederhana namun sarat makna, Dr. Bunyamin Yapid menegaskan bahwa kesuksesan besar selalu diawali dari kemampuan menjaga amanah kecil, karena karakter akan selalu mendahului datangnya modal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap — Akhirnya Tertangkap
Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda
Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.
Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Nurkanaah Tekankan Pentingnya Data Akurat
Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen
KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja
Aktivitas Nyaman, Polres Sidrap Gelar Patroli Kamtibmas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:24 WITA

Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap — Akhirnya Tertangkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:45 WITA

Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen

Berita Terbaru