Buka Pelatihan Sekam Clean, Rektor UMS Rappang Tekankan Guru Harus Kreatif dan Inovati

- Redaktur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobuzzpress.com Sidrap — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) mendorong mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) UMS memiliki kemampuan yang lebih luas. Guru tidak cukup hanya menguasai bidang akademik, tetapi juga dituntut kreatif, produktif dan terampil.


Hal itu disampaikan Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si. saat membuka kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah sekam padi menjadi sabun colek cuci piring ramah lingkungan dan bernilai ekonomi, Sekam Clean, di Lantai 3 Gedung Rektorat UMS Rappang, Sabtu (22/8/2026).


Kegiatan tersebut digelar mahasiswa PPG UMS Rappang Kelompok 3 sebagai bagian dari Projek Kepemimpinan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Puluhan ibu-ibu dari masyarakat sekitar kampus turut mengikuti pelatihan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Sidenreng Rappang Muhammad Fajri Salman, SKM., M.Kes., dosen pengampu, mahasiswa, serta peserta dari masyarakat sekitar kampus.


Dalam sambutannya, Muhammad Fajri mengapresiasi inovasi mahasiswa PPG UMS Rappang. Menurutnya, sekam padi merupakan limbah yang melimpah di Sidrap dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai guna.


“Jangan menganggap bahwa limbah ini tidak berguna. Sekam ini banyak manfaatnya,” kata Fajri.
Ia menjelaskan, sekam padi tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan sabun, tetapi juga berpotensi diolah menjadi sumber energi, briket, pupuk hingga bahan pangan ternak.
Fajri berharap inovasi tersebut tidak berhenti sebagai bagian dari tugas perkuliahan. Ia mendorong mahasiswa maupun masyarakat yang mengikuti pelatihan untuk mengembangkan Sekam Clean menjadi peluang usaha yang dapat menambah penghasilan.


“Jangan berhenti sampai di sini. Jangan karena hanya untuk memenuhi tugas kuliah sehingga berhenti sampai di sini. Saya berharap ini merupakan potensi ke depan untuk berwirausaha,” tuturnya.
Fajri juga menyatakan pihaknya siap membantu masyarakat yang serius mengembangkan produk berbahan sekam, termasuk dalam proses standardisasi produksi. Ia juga menyinggung pentingnya sertifikasi halal apabila produk tersebut dikembangkan menjadi usaha.


Sementara itu, Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari desain pendidikan profesi guru yang tidak hanya menyiapkan mahasiswa menjadi tenaga pendidik di sekolah, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Ia mengatakan proyek pembuatan Sekam Clean merupakan bagian dari Projek Kepemimpinan yang terdapat dalam kurikulum PPG.

Baca Juga:  Polisi Peduli, Sat. Narkoba Polres Sidrap Serahkan Bantuan Kepada Warga


“Mahasiswa kita ini semua sudah sarjana S1. Lanjut lagi namanya profesi. Jadi mereka harus dibekali tidak hanya untuk menjadi guru di ruang kelas,” kata Prof. Jamaluddin.


Menurut Prof.Jal, perkembangan zaman menuntut guru memiliki kemampuan yang lebih luas. Guru tidak cukup hanya menguasai bidang akademik, tetapi juga dituntut kreatif, produktif dan terampil.
“Pembelajaran ke depan tidak lagi hanya di dalam ruangan, di dalam kelas. Tetapi pembelajaran ke depan semua ruang dan waktu bisa dimanfaatkan,” ujarnya.


Karena itu, ia menilai kegiatan pengolahan limbah sekam menjadi sabun menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual bagi calon guru. Mahasiswa belajar mengidentifikasi potensi yang ada di lingkungan, mengolahnya menjadi produk, sekaligus mengajarkan keterampilan tersebut kepada masyarakat.
Rektor menegaskan calon guru UMS Rappang diharapkan mampu menjadi sosok yang hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjalankan peran sebagai pendidik di sekolah.


“Kami tidak mau guru-guru lagi seperti itu. Dengan cara seperti ini diajari kita supaya kreatif, diajari kita supaya produktif, diajari kita supaya terampil,” katanya.


Ia juga mengingatkan mahasiswa PPG agar tidak memandang profesi guru sebatas pekerjaan di ruang kelas.
“Jangan jadi guru hanya di sekolah, tetapi jadilah guru di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.


Lebih lanjut, Jamaluddin menyebut terdapat lima kemampuan yang terus didorong UMS Rappang untuk dimiliki mahasiswa, yakni kreativitas, keterampilan, inovasi, daya saing, dan kolaborasi.


Lima kemampuan tersebut dinilai penting agar lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menciptakan solusi dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.


“Jadi orang sekolah itu supaya memiliki lima hal ini tadi. Yang pertama adalah kreativitas, yang kedua adalah keterampilan, yang ketiga inovasi, yang keempat daya saing, yang kelima adalah collaboration,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda
Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.
Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Nurkanaah Tekankan Pentingnya Data Akurat
Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen
KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja
Aktivitas Nyaman, Polres Sidrap Gelar Patroli Kamtibmas
Resmi Diumumkan! Berikut Jadwal Pelantikan dan Susunan Pengurus PWI Sulsel 2026–2031
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:45 WITA

Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Nurkanaah Tekankan Pentingnya Data Akurat

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:31 WITA

KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja

Berita Terbaru