AKBP Indra W.Y: Kami Dukung Penyidikan Polda Jabar, Informasi Lain Akan Ditindaklanjuti

- Redaktur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBUZZPRESS.COM, SIDRAP — Polemik soal penangkapan sejumlah terduga passobis di Kabupaten Sidenreng Rappang oleh tim Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat memasuki babak baru.

Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda tidak hanya menjelaskan soal koordinasi dalam penanganan perkara lintas daerah. Ia juga menegaskan posisi Polres Sidrap: mendukung proses penyidikan yang dilakukan Polda Jawa Barat dan siap menindaklanjuti apabila muncul informasi atau perkembangan lain dalam perkara tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Indra saat menghadiri temu sinergi bersama pengusaha dan jurnalis Sidrap di Hotel Grand Sidny Pangkajene, Rabu (26/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendukung penyidikan Polda Jabar. Terkait informasi lain yang menyebut Polres Sidrap, akan kami tindaklanjuti,” tegas Indra.

Pernyataan tersebut menjadi update penting di tengah ramainya pembahasan kasus passobis di media sosial.

Sebelumnya, muncul pertanyaan mengenai mengapa personel Polres Sidrap tidak terlihat dalam rangkaian penindakan yang dilakukan tim Polda Jabar di Sidrap.

Indra menjelaskan, tidak ada kewajiban bagi kepolisian dari luar daerah yang melakukan penangkapan untuk selalu melibatkan personel kepolisian setempat.

“Koordinasi ada kok. Itu biasa. Namun melibatkan anggota kami dalam rangkaian kegiatan Polda Jabar itu tidak mesti, kan dia punya tim sendiri dan sudah siap,” ujar Indra.

Menurutnya, pola tersebut juga berlaku sebaliknya.

Jika Polres Sidrap memiliki target penegakan hukum di luar wilayahnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Apabila membutuhkan dukungan personel, barulah bantuan diminta.

“Kalau kami punya buruan di luar Sidrap, kami cukup berkoordinasi. Kalau memang diperlukan, kami minta back up. Sama seperti yang dilakukan tim Siber Polda Jabar,” jelasnya.

Namun, Indra menegaskan satu hal yang tidak kalah penting: ketiadaan personel Polres Sidrap dalam rangkaian penindakan bukan berarti Polres Sidrap tidak mendukung proses hukum tersebut.

Baca Juga:  Bupati Syaharuddin Dengarkan Aspirasi Warga Tana Toro Lewat Program Bermalam di Desa

Justru, kata dia, Polres Sidrap tetap membuka ruang koordinasi dan siap menindaklanjuti informasi yang berkembang dari hasil penyidikan Polda Jabar.

Berawal dari Penipuan Jual Mobil Murah

Kasus ini mencuat setelah Ditres Siber Polda Jabar mengungkap dugaan sindikat penipuan online atau passobis yang menyasar warga Jawa Barat.

Modusnya menawarkan kendaraan dengan harga murah melalui media sosial. Korban kemudian diarahkan berkomunikasi melalui pesan pribadi hingga WhatsApp sebelum akhirnya diminta mentransfer uang.

Polda Jabar menyebut sekitar 20 orang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut. Setelah proses pemeriksaan dan pencocokan dengan alat bukti, sebanyak 12 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Para tersangka disebut memiliki peran berbeda, mulai dari operator unggahan hingga pihak yang menjalankan penawaran kendaraan fiktif.

Penyidik juga mengungkap adanya penggunaan identitas palsu untuk meyakinkan korban. Salah satu modusnya dengan mengaku sebagai anggota TNI dan menggunakan atribut maupun seragam untuk membangun kepercayaan.

Dua laporan polisi yang menjadi dasar penyidikan tersebut berkaitan dengan korban yang mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kini, selain proses hukum yang sedang berjalan di Polda Jabar, perhatian publik juga tertuju pada pernyataan terbaru Kapolres Sidrap.

Polres Sidrap tidak mempersoalkan siapa yang melakukan penindakan. Yang terpenting, proses hukum berjalan dan setiap informasi yang berkaitan dengan wilayah Sidrap akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Dengan sikap itu, Indra sekaligus memberi sinyal bahwa pintu koordinasi antara Polres Sidrap dan Polda Jabar tetap terbuka lebar apabila penyidikan menemukan perkembangan baru yang berkaitan dengan wilayah hukumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kedekatan, Kapolres Sidrap Perkenalkan Diri dan Minta Dukungan Tokoh Agama
Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap — Akhirnya Tertangkap
Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda
Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.
Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Nurkanaah Tekankan Pentingnya Data Akurat
Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen
KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WITA

Bangun Kedekatan, Kapolres Sidrap Perkenalkan Diri dan Minta Dukungan Tokoh Agama

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:24 WITA

Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap — Akhirnya Tertangkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:45 WITA

Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.

Berita Terbaru