“Jangan Tunggu Korban ! ” Warga Desak Pemda Enrekang Perbaiki Jalan Poros Kukku – Ranga.

- Redaktur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobuzzpress.com, ENREKANG – “Tabe pak bantu lagi posting semoga berkah. Jalan Poros dari Kukku Ranga bisa di posting supaya ada perhatian Pemda pak”. Pesan WhatsApp dari warga Kaluppini menjadi bukti nyata keresahan masyarakat. Kondisi Jalan Poros Kukku – Ranga saat ini dalam keadaan sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Titik paling kritis berada di Tikungan Lanta III. Pantauan di lapangan menunjukkan hampir setengah badan jalan sudah tergerus longsor. Yang tersisa hanya beton jalan yang menggantung tanpa penyangga. “Jalan tersebut sangat membutuhkan perhatian pemerintah daerah untuk menangani jalan yang sudah sangat berbahaya bagi pengendara baik roda dua maupun empat roda. Sudah hampir setengah badan jalan dibawa longsor tinggal beton yang menggantung,” ujar WD, salah satu tokoh masyarakat Desa Ranga.

Bukan hanya di Lanta III, kerusakan parah juga ditemukan di titik lain. Di KM 1 Poros Kukku Ranga terdapat plat Dekker yang kondisinya sudah runtuh. Aspal di sisi kiri dan kanan jembatan juga sudah terkupas habis. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati karena rawan menyebabkan kecelakaan, terutama saat malam hari dan musim hujan.

Kerusakan serupa juga terjadi di wilayah Lanja, Kaluppini. Di lokasi tersebut terjadi penurunan badan jalan. Beton penahan sudah terkupas dan kerikil-kerikil lepas berserakan di permukaan jalan. “Sama halnya dengan penurunan yang ada di Lanja Kaluppini, beton yang sudah terkupas, kerikil lepas sehingga membahayakan keselamatan pengendara,” lanjut WD.

Warga menilai, Jalan Poros Kukku – Ranga merupakan akses vital penghubung antar desa dan kecamatan. Arus transportasi hasil pertanian, pendidikan, hingga rujukan kesehatan sangat bergantung pada jalan ini. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin jalan akan putus total dan melumpuhkan aktivitas ekonomi warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang. Warga Kaluppini dan Ranga pun mendesak Bupati Enrekang dan Dinas PUPR segera turun tangan sebelum korban berjatuhan. “Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Ini sudah darurat,” tegas warga. ( *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda
Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.
Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Nurkanaah Tekankan Pentingnya Data Akurat
Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen
KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja
Aktivitas Nyaman, Polres Sidrap Gelar Patroli Kamtibmas
Resmi Diumumkan! Berikut Jadwal Pelantikan dan Susunan Pengurus PWI Sulsel 2026–2031
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:45 WITA

Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Nurkanaah Tekankan Pentingnya Data Akurat

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:31 WITA

KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja

Berita Terbaru