Infobuzzpress.com, Enrekang –
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menggelar sosialisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di SD Negeri 39 Cakke, Kecamatan Anggeraja, beberapa waktu lalu, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan ini menyasar langsung para Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga pendidik. Sebab, guru dinilai sebagai ujung tombak edukasi yang bisa menularkan kesadaran berzakat ke murid dan masyarakat sekitar.
Hadir dalam acara itu Ketua MUI Kabupaten Enrekang, Ketua BAZNAS Enrekang beserta jajaran, serta puluhan guru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Anggeraja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparannya, Ketua MUI Kabupaten Enrekang menegaskan bahwa zakat bukan sekadar rutinitas tahunan. Ada aturan baku yang mengikat, mulai dari jenis harta, kadar nisab, masa haul, hingga delapan golongan mustahik yang berhak menerima.
Guru-guru adalah panutan. Jangan sampai hanya tahu wajibnya, tapi keliru dalam menunaikan karena tidak paham syarat dan rukunnya,” tegasnya di hadapan para peserta.
Tak cuma itu Baznas Enrekang juga
Memperkenalkan program DSKL kepada para pendidik. Langkah ini jadi strategi baru untuk menggenjot penghimpunan ZIS di lingkungan pendidikan.(Aspan)









