Rumah Bersama Wartawan: Menilik Progres Tim Formatur PWI Sulsel Merajut Kepengurusan Masa Depan

- Redaktur

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBUZZPRESS.COM, MAKASSAR – Dua pekan setelah mandat resmi diketuk dalam Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, tim formatur yang mengemban tugas menyusun nakhoda kepengurusan periode 2026–2031 mulai memperlihatkan hasil kerja yang nyata.

Langkah penyusunan kabinet baru ini bergerak secara bertahap, penuh perhitungan, dan dibalut semangat soliditas yang kuat hingga kini memasuki fase finalisasi. Sederet figur yang diplot mengisi pos strategis organisasi dikabarkan telah melewati proses komunikasi, rekonsiliasi, serta konsolidasi yang mendalam.

Seperti yang telah diketahui, Ketua PWI Sulsel terpilih, H. Suwardi Thahir, bersama Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulsel, sebelumnya telah memandatkan empat tokoh pers berpengaruh sebagai tim formatur untuk mengawal penyusunan pengurus masa bakti 2026–2031.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim formatur ini berkekuatan 5 orang, yang terdiri dari: Suwardi Thahir (Ketua), Sarjono (perwakilan PWI Pusat), Abdul Razak Arsyad (perwakilan PWI Daerah), Mappiar (representasi wartawan senior), serta Dahlan Abubakar (Ketua DKP terpilih).

Kelima tokoh ini mengemban misi penting mendampingi Ketua Terpilih untuk meracik komposisi kepengurusan yang ideal, yang tidak hanya siap menjawab tantangan zaman tetapi juga memperkokoh marwah PWI sebagai wadah profesional jurnalis di Bumi Sawerigading.

Menyikapi progres ini, H. Suwardi Thahir menegaskan bahwa pembentukan pengurus baru bukan sekadar bagi-bagi kursi jabatan, melainkan sebuah momentum krusial untuk merajut kembali persatuan pasca-kontestasi konferensi.

“Pondasi utama yang kami rekatkan adalah rasa kekeluargaan. PWI Sulsel wajib menjadi rumah besar yang ramah bagi seluruh anggotanya. Oleh karena itu, dialog dan konsolidasi lintas lini terus kami galakkan agar struktur yang lahir nanti benar-benar merefleksikan semangat kebersamaan,” tutur Suwardi.

Baca Juga:  Panen Raya di Desa Botto, Bupati Sidrap Terus Dorong IP300 dan Modernisasi Pertanian Pitu Riase

Lebih lanjut, ia membeberkan bahwa ruang komunikasi telah dibuka lebar bagi seluruh elemen internal organisasi, termasuk merangkul Amrullah Basri untuk bersama-sama mendarmabaktikan pikiran demi kemajuan PWI Sulsel ke depan.

Sikap akomodatif ini dipandang sebagai bukti kedewasaan berorganisasi, di mana kepentingan kolektif yang lebih besar ditempatkan jauh di atas ego dinamika kompetisi demokrasi internal.

Sejumlah pengamat organisasi profesi menilai, langkah rekonsiliasi pasca-konferensi ini adalah kunci utama untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan program kerja. Melalui sinergi seluruh potensi yang ada, PWI dinilai akan lebih taji dalam menjalankan fungsi edukasi, peningkatan kompetensi, serta advokasi profesi wartawan.

Penyusunan pengurus yang merangkul semua pihak (inklusif) ini pun diharapkan mampu menciptakan iklim kepemimpinan kolektif-kolegial yang solid. Dengan begitu, PWI Sulsel bisa lebih optimal dalam mengawal kualitas produk jurnalistik, menegakkan kode etik, dan memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Melihat gerak cepat tim formatur dalam waktu 15 hari ini, publik dan segenap anggota PWI Sulsel kini tengah menanti dengan antusias pengumuman resmi struktur kepengurusan yang menjunjung tinggi asas persatuan dan profesionalisme tersebut.

Wajah baru kepengurusan PWI Sulsel periode 2026–2031 ini dinantikan menjadi motor penggerak baru bagi terciptanya ekosistem pers yang sehat, merdeka, dan berintegritas, sekaligus menjadi jawaban atas sengitnya tantangan jurnalistik di tengah derasnya arus transformasi digital.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus HP Murah di Facebook: Enam Penipu Online Dibekuk di Parepare
Karang Taruna Sidrap Ajak Anak Muda Memiliki Kepedulian Sosial melalui Gerakan SIPATUOKI’
Lewat Forum OECD–APKASI, Sidrap Perkuat Kemitraan Pembangunan dan Peluang Ekonomi
Jejak Yayasan Sanggar Seni Pajoge Andino Sidrap: Menanam Dedikasi, Merawat Tradisi, Mengukir Prestasi
Di Tengah Kemarau, Petani di Kelurahan Kadidi Tetap Bisa Panen Berkat Program Listrik Masuk Sawah
Dari Sidrap untuk Indonesia, Kerja Sama Antar Daerah Jadi Kunci Jaga Pasokan Nasional
Pesma 2026 Berakhir, Ini Kesan Maba UMS Rappang Asal Enrekang dan Kalimantan Utara, Ada yang Termotivasi dengan Bupati Sidrap
Penutupan Pesma 2026, Pemkab Sidrap: UMS Rappang Punya Peran Penting Dorong Kemajuan Daerah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Modus HP Murah di Facebook: Enam Penipu Online Dibekuk di Parepare

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:03 WITA

Karang Taruna Sidrap Ajak Anak Muda Memiliki Kepedulian Sosial melalui Gerakan SIPATUOKI’

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08 WITA

Lewat Forum OECD–APKASI, Sidrap Perkuat Kemitraan Pembangunan dan Peluang Ekonomi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WITA

Jejak Yayasan Sanggar Seni Pajoge Andino Sidrap: Menanam Dedikasi, Merawat Tradisi, Mengukir Prestasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Di Tengah Kemarau, Petani di Kelurahan Kadidi Tetap Bisa Panen Berkat Program Listrik Masuk Sawah

Berita Terbaru