Penutupan Pesma 2026, Pemkab Sidrap: UMS Rappang Punya Peran Penting Dorong Kemajuan Daerah

- Redaktur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBUZZPRESS.COM, SIDRAP — Pesantren Mahasiswa (Pesma) 2026 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) resmi berakhir. Kegiatan yang berlangsung sejak Senin (24/8/2026) di Auditorium H. Zaini Razak UMS Rappang itu ditutup oleh Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., Kamis (27/8/2026) malam.


Acara penutupan dihadiri jajaran pimpinan UMS Rappang, para wakil rektor, Badan Pembina Harian (BPH), dekan, ketua program studi, kepala lembaga dan biro, serta dosen di lingkungan UMS Rappang.


Hadir pula mewakili Bupati Sidrap, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Pemkab Sidrap Drs. Nasruddin Waris, M.Si.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Dalam sambutannya, Nasruddin menekankan pentingnya sikap adaptif bagi mahasiswa dalam menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah.


“Adaptif itu mampu melakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap perubahan. Setiap hari harus selalu ada progres dan kemajuan,” kata Nasruddin dalam sambutannya.


Ia juga menyampaikan perkembangan Kabupaten Sidrap dari sisi ekonomi dan pembangunan manusia. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator yang menggambarkan kemajuan perekonomian suatu daerah.


Nasruddin menyebut pertumbuhan ekonomi Sidrap menjadi salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan. Ia juga menyinggung capaian pembangunan manusia yang menurutnya menunjukkan adanya kemajuan, khususnya dalam bidang pendidikan.


“Yang paling penting juga adalah indeks pembangunan manusia. Ada tiga indikator pokok, yaitu pendidikan, kesehatan, dan tingkat pendapatan masyarakat,” ujarnya.


Nasruddin mengatakan keberadaan perguruan tinggi di suatu daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Meski pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dominan terhadap pendidikan tinggi, perguruan tinggi dinilai tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.


Menurutnya, kampus merupakan pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, pemerintah daerah perlu membangun sinergi dengan perguruan tinggi.


“Perguruan tinggi merupakan pusat episentrum pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga wajar pemerintah daerah melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi,” katanya.


Ia berharap keberadaan mahasiswa di Sidrap tidak hanya memberikan dampak ekonomi secara langsung, tetapi juga menghadirkan transfer pengetahuan dan inovasi bagi masyarakat.

Baca Juga:  PWI Sidrap dan UMS Rappang Bahas Pelatihan Jurnalistik 3 Hari, Siapkan Kader Wartawan Masa Depan


Hal tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) maupun program pengabdian kepada masyarakat.


Nasruddin mencontohkan kegiatan mahasiswa KKN yang diharapkan mampu melahirkan inovasi untuk dikembangkan di desa dan kelurahan, terutama dalam pengembangan ekonomi masyarakat.


“Yang paling penting kita berharap dengan kehadiran mahasiswa KKN akan terjadi transformasi ilmu pengetahuan dan ada inovasi-inovasi yang dilahirkan mahasiswa untuk dikembangkan di desa, terutama inovasi terkait pengembangan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.


Nasruddin secara khusus mengapresiasi kontribusi UMS Rappang dalam mendorong digitalisasi di tingkat desa. Ia menilai pengembangan inovasi berbasis teknologi menjadi penting karena masyarakat saat ini berada dalam era digital.


Menurutnya, UMS Rappang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi pedesaan melalui konsep desa cerdas atau smart village.


“Termasuk yang paling menonjol di UMS yang saya monitor adalah inovasi-inovasi yang berkaitan dengan digitalisasi. Saya lihat ada pemetaan potensi yang dikerjasamakan dengan mahasiswa UMS Rappang,” ungkapnya.


Ia berharap kontribusi kampus terus diperkuat, khususnya dalam membantu pengembangan ekonomi masyarakat dan menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


Dalam kesempatan tersebut, Nasruddin juga memberikan pesan kepada mahasiswa UMS Rappang agar tidak hanya mengandalkan pembelajaran formal di ruang kelas.


Ia mendorong mahasiswa aktif mengikuti organisasi dan berbagai aktivitas kampus sebagai bagian dari proses pembelajaran.


Menurutnya, organisasi mahasiswa dapat menjadi ruang untuk mengasah kemampuan bekerja sama, menyusun proposal, mengelola kegiatan hingga menyusun anggaran.


“Pembelajaran di kelas hanya teori. Praktik yang paling nyata di kampus adalah di organisasi,” ujarnya.


Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak menjalani rutinitas yang hanya berkutat antara rumah, kampus, kantin, dan kembali ke rumah.


“Jangan hanya belajar di kelas, setelah itu ke kantin lalu pulang ke rumah. Perbanyak beradaptasi dengan lingkungan pembelajaran yang sifatnya informal,” katanya.


Selain aktif berorganisasi, mahasiswa juga diminta menjadi pribadi pembelajar dan mampu beradaptasi dengan dinamika sosial serta perkembangan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap — Akhirnya Tertangkap
Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda
Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.
Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Nurkanaah Tekankan Pentingnya Data Akurat
Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen
KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja
Aktivitas Nyaman, Polres Sidrap Gelar Patroli Kamtibmas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:24 WITA

Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap — Akhirnya Tertangkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:45 WITA

Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen

Berita Terbaru