
Infobuzzpress.com | SIDRAP — Suasana hangat dan penuh kebersamaan di Ballroom Algoni Grand Zidny, Rabu (26/8/2026), saat digelarnya Temu Sinergi antara Kepolisian Resor Sidenreng Rappang (Sidrap), dunia usaha, dan organisasi jurnalis se-Kabupaten Sidrap.
Kegiatan yang dihadiri berbagai elemen pers tersebut melibatkan perwakilan ISMI, PWI, KJI, JMSI, SMSI, FPII, KWRI, hingga HIPSI, menjadi wadah silaturahmi sekaligus pertukaran informasi yang terbuka dan transparan antara pihak kepolisian, pengusaha, dan awak media.
Hadir langsung memimpin acara, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Narkoba Polres Sidrap, Kasat Lantas Polres Sidrap, Kasat Reskrim Polres Sidrap, Kabag Humas, serta Kapolsek Maritengngae.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kapolres Sidrap menyambut baik terselenggaranya pertemuan tersebut dan berharap agar wadah komunikasi ini dapat terlaksana setiap bulan.
“Kami berharap Temu Sinergi ini dapat terus berjalan dan menjadi agenda rutin setiap bulan. Agar silaturahmi tetap terjaga, informasi dapat tersampaikan dengan jelas dan cepat, serta dapat mencegah berkembangnya berita hoaks di media sosial,” ujar Kapolres Sidrap
Sesi diskusi berlangsung hangat dan terbuka. Salah satu topik ditanyakan peserta adalah penangkapan tersangka kasus penipuan (passobis) yang belakangan viral di media sosial, di mana penangkapan dilakukan langsung oleh tim Polda Jawa Barat di wilayah Sidrap.
“Benar adanya penangkapan tersangka kasus penipuan/passobis di wilayah hukum Polres Sidrap yang dilakukan langsung oleh tim dari Polda Jawa Barat. Hal ini yang ingin kami luruskan terkait berita yang beredar di media sosial.”
Dijelaskan Kapolres, wewenang penindakan berada di tangan Polda Jabar karena laporan awal dan mayoritas korban yang dirugikan berdomisili di wilayah Jawa Barat.
“Perlu diluruskan: Polres Sidrap tidak dilibatkan dalam proses penangkapan tersebut, namun tetap terjalin koordinasi dan komunikasi yang baik antara kedua pihak. Polres Sidrap memberikan dukungan sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Kapolres juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan berlipat ganda dalam waktu singkat tanpa izin resmi dari OJK.
“Kami imbau masyarakat Sidrap agar tetap waspada dan tidak mudah tergiur tawaran yang tidak masuk akal. Juga agar tidak menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya. Jika ada yang merasa menjadi korban dalam kasus serupa, segera laporkan ke pihak kepolisian,” pesannya.
Acara Temu Sinergi ini ditutup dengan diskusi santai antar peserta, mempererat komitmen bersama antara kepolisian, dunia usaha, dan awak media untuk bersinergi menjaga Sidrap tetap aman, tertib, dan sejahtera.









