Apresiasi Gercep Revisi Jurnal ICONPO Mahasiswa S3, Rektor UMS Rappang juga Tekankan Pentingnya Researcher ID

- Redaktur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Infobuzzpress.com, SIDRAP – Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., mengapresiasi Gerak Cepat (Gercep) dosen dan mahasiswa Program Doktor Administrasi Publik (AP) dalam menindaklanjuti revisi artikel yang disampaikan editor dan reviewer jurnal internasional ICONPO yang berbasis di Hungaria.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Rektor meninjau langsung proses penyelesaian revisi artikel yang dilakukan oleh dosen sekaligus Wakil Rektor I UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Rais Rahmat Razak, M.Si., bersama mahasiswa Program Doktor Administrasi Publik UMS Rappang, Andi Mulyadi dan Ahmad, di Ruang Calon Doktor Administrasi Publik, Lantai 2 Gedung Pascasarjana UMS Rappang, Kamis (30/7). Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan pimpinan universitas terhadap percepatan publikasi ilmiah bereputasi internasional sekaligus penguatan budaya riset di lingkungan UMS Rappang.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor menegaskan bahwa kecepatan merespons setiap masukan dari editor dan reviewer merupakan bagian dari budaya akademik yang harus terus ditanamkan. Menurutnya, respons yang cepat tidak hanya mempercepat proses publikasi, tetapi juga mencerminkan keseriusan penulis dalam menjaga kualitas karya ilmiah.
“Saya mengapresiasi semangat dosen dan mahasiswa Program Doktor Administrasi Publik yang bergerak cepat menyelesaikan revisi artikel. Respons yang cepat menunjukkan komitmen kita dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan mampu bersaing pada jurnal internasional bereputasi,” ujar Prof. Jamaluddin Ahmad.
Selain memberikan apresiasi atas percepatan penyelesaian revisi, Rektor juga menekankan pentingnya kepemilikan Researcher ID sebagai identitas akademik yang wajib dimiliki oleh dosen maupun mahasiswa doktor. Menurutnya, perkembangan publikasi ilmiah global menuntut setiap peneliti memiliki identitas digital yang mampu menghubungkan seluruh rekam jejak publikasi secara akurat.
Ia menjelaskan bahwa Researcher ID, termasuk ORCID iD, Scopus Author ID bagi penulis yang telah terindeks Scopus, serta identitas akademik lainnya, menjadi instrumen penting dalam memastikan karya ilmiah terhubung dengan penulis yang benar, menghindari duplikasi identitas, sekaligus meningkatkan visibilitas penelitian di tingkat internasional.
“Saat ini tidak cukup hanya memiliki artikel yang berkualitas. Setiap dosen dan mahasiswa doktor juga harus memiliki Researcher ID dan identitas akademik lainnya. Identitas tersebut menjadi kebutuhan dalam publikasi ilmiah internasional karena memudahkan pengelolaan profil peneliti, meningkatkan visibilitas karya ilmiah, memperkuat rekam jejak akademik, serta mendukung reputasi penulis dan institusi,” tegasnya.

Baca Juga:  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ambil Sandal Warga, Korban Dianiaya Pakai Parang β€” Pelaku Berhasil Diamankan Polisi
KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja
BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko
BAZNAS Enrekang dan BPBD Salurkan BantuanΒ  Air Bersih ke Warga.
BAZNAS Enrekang Berikan Bantuan Biaya Pengobatan Kepada Sanusi Warga Desa Pasang.
Bupati Enrekang Bersama BAZNAS Enrekang Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Mata Allo.
Kodim 1419 Enrekang Gelar Upacara HUT TNIΒ  Ke 81.
UNIMEN Gelar Matrikulasi Mahasiswa Magister, Elhamid : Langkah awal perjalanan Akademik.
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:58 WITA

Ambil Sandal Warga, Korban Dianiaya Pakai Parang β€” Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:31 WITA

KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:14 WITA

BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:22 WITA

BAZNAS Enrekang dan BPBD Salurkan BantuanΒ  Air Bersih ke Warga.

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:20 WITA

BAZNAS Enrekang Berikan Bantuan Biaya Pengobatan Kepada Sanusi Warga Desa Pasang.

Berita Terbaru