Direktur Urusan Agama Kristen Kemenag RI Apresiasi Kesiapan Pemkab Tolikara, Festival Etnik Religi 2026 Dinilai Visioner

- Redaktur

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBUZZPRESS.COM, JAKARTA – Kesiapan Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam menyelenggarakan Festival Etnik Religi Tolikara 2026 mendapat apresiasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Direktur Urusan Agama Kristen Kemenag RI, Luksen Jems Mayor, menilai langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tolikara menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan sebuah festival yang tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Luksen Jems Mayor saat ditemui media ini di Kantor Kementerian Agama RI, kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat itu mengatakan, persiapan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tolikara di bawah kepemimpinan Bupati Willem Wandik, S.Sos., menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan festival yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Festival Etnik Religi Tolikara merupakan salah satu terobosan daerah yang patut diapresiasi karena menggabungkan nilai-nilai budaya, keagamaan, pariwisata, serta penguatan ekonomi kerakyatan dalam satu agenda besar.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Tolikara, dalam hal ini Bupati Willem Wandik bersama seluruh jajaran, dalam mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan ini. Kami melihat konsep yang dibangun cukup inovatif, membuka peluang bagi masyarakat menjadi tuan rumah yang baik, sekaligus memberikan ruang yang luas bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Ini merupakan langkah yang sangat visioner,” ujar Luksen.

Ia menilai, konsep festival yang diusung Pemerintah Kabupaten Tolikara mampu menghadirkan wajah baru Papua Pegunungan melalui pendekatan budaya dan keagamaan yang sarat nilai edukasi serta persatuan.

Menurut Luksen, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat identitas budaya masyarakat lokal, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membangun citra positif daerah di tingkat nasional. Festival tersebut diyakini mampu memperkenalkan kekayaan budaya, sejarah penginjilan, keramahan masyarakat, serta potensi wisata Tolikara kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Baca Juga:  PASPORIA: Layanan Pembuatan Paspor Hadir di Car Free Day Kabupaten Sidrap, Khusus Minggu 19 Juli 2026!

Lebih lanjut, Luksen mengungkapkan bahwa gaung Festival Etnik Religi Tolikara 2026 mulai mendapat perhatian media nasional. Hal itu, menurutnya, menjadi indikator bahwa penyelenggaraan festival tersebut memiliki daya tarik yang besar dan layak menjadi perhatian publik.

“Luar biasa kegiatan ini, karena rekan-rekan media nasional sampai mengonfirmasi langsung ke Kementerian Agama RI mengenai pelaksanaannya. Artinya, gaung Festival Etnik Religi Tolikara sudah mulai terdengar secara nasional. Ini menjadi hal yang sangat positif, bukan hanya bagi Kabupaten Tolikara, tetapi juga bagi Papua Pegunungan secara keseluruhan,” katanya.

Ia berharap Festival Etnik Religi Tolikara dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lain di Indonesia dalam mengembangkan potensi lokal melalui pendekatan budaya dan keagamaan.

“Festival seperti ini dapat menjadi referensi bagi kabupaten dan kota lain untuk membangun promosi pariwisata daerahnya masing-masing dalam bingkai etnik dan keagamaan. Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, dan jika dikemas dengan baik akan menjadi kekuatan besar dalam membangun ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat persatuan bangsa,” ujarnya.

Luksen juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, pelaku budaya, dan masyarakat menjadi modal utama dalam memastikan pelaksanaan Festival Etnik Religi Tolikara 2026 berjalan aman, tertib, dan sukses.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tolikara terus mematangkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan festival yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026 di Karubaga. Festival tersebut akan menampilkan berbagai atraksi budaya unggulan, di antaranya Tarian Kolosal Sejarah Masuknya Injil di Lembah Toli, Tradisi Lendawi (Ratapan Adat), Atraksi Tandem Paralayang, hingga pameran budaya dan potensi distrik sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya, memperkuat iman, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rangkaian HUT RI ke-81 Kecamatan Baranti Berjalan Meriah, Bupati Syaharuddin Apresiasi Kekompakan Warga
Panen Raya di Desa Botto, Bupati Sidrap Terus Dorong IP300 dan Modernisasi Pertanian Pitu Riase
PPG UMS Rappang Matangkan Semester 2, Bahas UAS hingga Persiapan PPL Mandiri
Target Akreditasi Unggul, Prodi Adminkes UMS Rappang Ikuti Nurturing Kedua dari LAM-PTKes
Panen Raya Padi Dimulai di Sidrap, Bupati Syaharuddin Beri Hadiah Umrah bagi Petani Terbaik
Pelatihan Olah Sampah Ditutup, Dr. Rais Rahmat Razak Sebut Lulusan Recycling Specialist Jadi Penguat Digitalisasi TPS3R Sidrap
Pelatihan Penguatan SDM Kesejahteraan Sosial di Desa Buae Resmi Ditutup, Dorong Terwujudnya Kampung Sejahtera
10 Hari Dilatih Kaprodi Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang, BPVP Pangkep Kemnaker RI Sebut Masakan Peserta Sudah Penuhi Standar Industri Hotel
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:35 WITA

Rangkaian HUT RI ke-81 Kecamatan Baranti Berjalan Meriah, Bupati Syaharuddin Apresiasi Kekompakan Warga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Panen Raya di Desa Botto, Bupati Sidrap Terus Dorong IP300 dan Modernisasi Pertanian Pitu Riase

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:22 WITA

PPG UMS Rappang Matangkan Semester 2, Bahas UAS hingga Persiapan PPL Mandiri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:14 WITA

Target Akreditasi Unggul, Prodi Adminkes UMS Rappang Ikuti Nurturing Kedua dari LAM-PTKes

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:16 WITA

Pelatihan Olah Sampah Ditutup, Dr. Rais Rahmat Razak Sebut Lulusan Recycling Specialist Jadi Penguat Digitalisasi TPS3R Sidrap

Berita Terbaru