Diundang Google, Rektor UMS Rappang Dalami Pemanfaatan Teknologi untuk Pendidikan

- Redaktur

Selasa, 14 April 2026 - 07:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

infobuzzpress.com SIDRAP — Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Prof. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., menerima undangan khusus dari Google untuk mengikuti kegiatan penguatan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Hal tersebut disampaikan Prof. Jamaluddin saat membuka kegiatan penyegaran dan peningkatan kompetensi dosen terkait pembelajaran daring berbasis OpenLearning yang digelar di Lantai 3 Gedung Rektorat UMS Rappang, Selasa (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen dari seluruh program studi dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor I hingga Wakil Rektor IV.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan bahwa dirinya akan bertolak ke Jakarta untuk menghadiri undangan eksklusif dari Google yang hanya diperuntukkan bagi pimpinan perguruan tinggi tertentu.

“Insyaallah besok saya mendapat undangan khusus dari Google di Jakarta selama dua hari untuk mempelajari bagaimana memanfaatkan teknologi Google dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

“Saya juga tidak tahu kenapa saya diundang, datanya itu diambil dari mana dan seterusnya saya juga tidak tahu,” Ujar Rektor menambahkan.

Baca Juga:  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Perkembangan teknologi yang begitu pesat, termasuk kehadiran fitur kecerdasan buatan seperti Google Gemini, Chatgpt menjadi peluang besar bagi dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Menurut dia, saat ini berbagai platform digital telah berkembang dan mampu bersaing dalam mendukung proses belajar mengajar secara lebih efektif dan fleksibel.

“Kita harus siap menghadapi perubahan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Jamaluddin juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) di kalangan dosen dalam menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan.

Ia menegaskan bahwa proses pembelajaran tidak lagi harus bergantung pada kehadiran fisik di ruang kelas, melainkan dapat dilakukan secara fleksibel melalui pemanfaatan teknologi.

“Kita harus mengubah mindset. Proses pembelajaran bisa berjalan di mana saja, tidak harus selalu di kampus,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa perguruan tinggi dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam mengoptimalkan penggunaan platform digital yang tersedia guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dr. Bunyamin M. Yapid Wakili Menag RI di Penamatan As’adiyah, Serukan Pembumian Kurikulum Cinta
Optimisme Bupati Sidrap di MRS Celebes 2026: Dari Lokal Menuju Internasional
UMS Rappang Siapkan Dua Prodi Andalan untuk PP-PTS 2026  
Produktivitas Riset Meningkat, UMS Rappang Ganjar Penghargaan 10 Dosen Skor SINTA Tertinggi
UMS Rappang Kirim Mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa Indonesia ke Tiga Negara
3 Hari Penuh Kompetisi, HIMAP Festival 2026 UMS Rappang Ditutup Antusias
UMS Rappang Terapkan WFH, Perkuat Pembelajaran Digital Berbasis LMS 
Ribuan Pengunjung dari Luar Daerah Serbu Sidrap, Semarakkan Ajang Olahraga dan Bangkitkan UMKM
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:57 WITA

Dr. Bunyamin M. Yapid Wakili Menag RI di Penamatan As’adiyah, Serukan Pembumian Kurikulum Cinta

Senin, 4 Mei 2026 - 00:46 WITA

Optimisme Bupati Sidrap di MRS Celebes 2026: Dari Lokal Menuju Internasional

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

UMS Rappang Siapkan Dua Prodi Andalan untuk PP-PTS 2026  

Selasa, 28 April 2026 - 11:58 WITA

Produktivitas Riset Meningkat, UMS Rappang Ganjar Penghargaan 10 Dosen Skor SINTA Tertinggi

Selasa, 28 April 2026 - 11:34 WITA

UMS Rappang Kirim Mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa Indonesia ke Tiga Negara

Berita Terbaru