Gubernur Papua Pegunungan Instruksikan Pemutakhiran Data OAP, Target Rampung Agustus 2026

- Redaktur

Rabu, 29 April 2026 - 04:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobuzzpress.com, Wamena, 27 April 2026 – Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Dr. (HC) Jhon Tabo, memberikan instruksi tegas kepada seluruh bupati di wilayahnya untuk segera melakukan pemutakhiran data Orang Asli Papua (OAP) secara akurat dalam kurun waktu empat bulan ke depan.

Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memperbaiki alokasi dana fiskal, khususnya Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Otonomi Khusus (Otsus), yang selama ini dinilai belum mencerminkan kondisi riil jumlah penduduk di Papua Pegunungan.

Instruksi tersebut disampaikan Gubernur Jhon Tabo saat memberikan arahan pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Wamena, Senin (27/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa persoalan utama rendahnya alokasi anggaran ke daerah bersumber dari ketidakakuratan data kependudukan yang dilaporkan ke pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini kita merasakan ketidakadilan fiskal, tetapi harus diakui kesalahan juga ada pada kita. Data yang kita kirimkan lebih rendah dari kondisi sebenarnya, sehingga berdampak langsung pada kecilnya dana yang kita terima,” ujar Jhon Tabo.

Ia mengungkapkan, secara faktual jumlah OAP di Papua Pegunungan diperkirakan mencapai lebih dari 1,49 juta jiwa. Namun, laporan yang tidak akurat membuat angka tersebut tidak tercermin dalam perhitungan fiskal nasional.

Untuk itu, gubernur menginstruksikan seluruh kepala daerah agar melakukan pendataan secara intensif mulai Mei hingga Agustus 2026. Ia menargetkan seluruh proses pemutakhiran data rampung paling lambat 8 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum persiapan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga:  Amankan Pelaku Pemerasan, Kasat Reskrim: Tidak Ada Ruang Premanisme di Kabupaten Sidrap

Lebih lanjut, Jhon Tabo menekankan pentingnya sistem pendataan yang terstruktur dan terkoordinasi. Ia secara tegas melarang pemerintah kabupaten melaporkan data langsung ke pusat tanpa melalui pemerintah provinsi.

“Tidak boleh ada yang melapor sendiri-sendiri ke Jakarta. Jika data tidak sinkron saat diverifikasi, maka kita sendiri yang dirugikan. Bangun sinergi dari tingkat desa, distrik, kabupaten, hingga provinsi, baru kemudian ke pusat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan delapan kepala daerah di Papua Pegunungan untuk fokus pada perencanaan pembangunan yang terukur dan realisasi anggaran yang efektif, dengan mengesampingkan ego sektoral demi kepentingan masyarakat luas.

Di tengah tantangan fiskal yang cukup berat, di mana APBD Provinsi Papua Pegunungan mengalami penurunan signifikan dari Rp2,2 triliun pada 2025 menjadi Rp1 triliun pada 2026, Gubernur Jhon Tabo turut menyampaikan permohonan khusus kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Ia menyoroti kondisi geografis Papua Pegunungan yang seluruhnya berbukit, tanpa akses laut, serta memiliki ketergantungan tinggi pada transportasi udara, yang berdampak pada tingginya biaya pembangunan.

“Kami memohon kepada Bappenas agar melihat secara serius kondisi infrastruktur di Papua Pegunungan. Kami adalah daerah dengan tingkat kesulitan geografis yang sangat tinggi. Diperlukan perhatian khusus agar kami bisa mengejar ketertinggalan dan setara dengan daerah lain di Indonesia,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Jhon Tabo menyampaikan optimisme bahwa dengan perencanaan yang matang dan dukungan data yang akurat, Papua Pegunungan mampu bangkit dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Idul Adha 1447H di Mapolres, Kapolres Sidrap Ajak Jamaah Memaknai Hakikat Berkurban
Sidrap Catat Sejarah: Ekonomi Melonjak 7,71 Persen, Capaian Terbaik Se-Provinsi Sulsel di Momen Iduladha 1447 H
Tiga Wartawan PWI Enrekang Sukses Tembus UKW, Satu Raih Jenjang Utama
Konferensi PWI Sulsel Digelar 2 Juni 2026, Dua Kandidat Ketua akan Bertarung
Siapkan 11 Ekor Sapi Qurban, Fantry: Wujud Peduli Personel Polres Sidrap
Kapolres Sidrap Ajak Warga Shalat Idul Adha 1447 H Bersama di Mapolres, Pererat Silaturahmi
Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga kembali melakukan mutasi di jajaran pemerintahannya.
Kisah Nene Mallomo Dipentaskan di Makassar, Rawat Nilai Moral Kebudayaan Sidrap
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:29 WITA

Rayakan Idul Adha 1447H di Mapolres, Kapolres Sidrap Ajak Jamaah Memaknai Hakikat Berkurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:06 WITA

Sidrap Catat Sejarah: Ekonomi Melonjak 7,71 Persen, Capaian Terbaik Se-Provinsi Sulsel di Momen Iduladha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:25 WITA

Tiga Wartawan PWI Enrekang Sukses Tembus UKW, Satu Raih Jenjang Utama

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:52 WITA

Konferensi PWI Sulsel Digelar 2 Juni 2026, Dua Kandidat Ketua akan Bertarung

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:05 WITA

Siapkan 11 Ekor Sapi Qurban, Fantry: Wujud Peduli Personel Polres Sidrap

Berita Terbaru