SIDRAP, Infobuzzzpress.com – Mengusung semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare kembali mendekatkan pelayanan ke masyarakat melalui program PASPORIA (Paspor Minggu Ceria) yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan La Numang, Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini menjadi solusi nyata bagi warga yang selama ini terkendala jarak dan waktu untuk mengurus dokumen perjalanan.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, serta Pemerintah Kabupaten Sidrap. Sejak pukul 06.00 WITA, petugas sudah sigap melayani warga yang datang, mulai dari pengecekan berkas, verifikasi data, hingga pengambilan data biometrik.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulsel, Friece Sumolang, bahkan sudah meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan ini sehari sebelumnya, Sabtu (18/7/2026), guna memastikan pelayanan berjalan cepat, aman, dan profesional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Antusiasme warga sangat tinggi. Pasalnya, layanan ini membebaskan mereka dari perjalanan jauh ke kantor imigrasi di Parepare, sekaligus memanfaatkan waktu luang akhir pekan. Hingga kegiatan berakhir, tercatat sebanyak 46 pemohon berhasil dilayani, yang terdiri dari 40 permohonan lewat Aplikasi M-Paspor dan 6 permohonan langsung (walk-in).
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang turun langsung meninjau pelayanan memberikan apresiasi tinggi atas inovasi tersebut. “Ini terobosan yang sangat membantu masyarakat Sidrap. Pelayanan jadi lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa harus membuang waktu dan biaya perjalanan,” ujarnya.
Selain layanan paspor, petugas juga memberikan edukasi interaktif tentang tata cara pengurusan paspor lewat aplikasi, pentingnya menjaga dokumen negara, hingga langkah yang harus diambil jika paspor hilang atau rusak. Kegiatan makin meriah dengan kolaborasi bersama Rumah Tahanan Negara Sidrap yang menghadirkan layanan kesehatan gratis sekaligus pameran karya warga binaan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menegaskan PASPORIA adalah bukti nyata komitmen menghadirkan pelayanan publik yang prima. “Kami ingin memastikan layanan keimigrasian tidak hanya ada di balik tembok kantor, tapi hadir langsung di tengah masyarakat. Pelayanan yang mudah dijangkau, humanis, dan mengutamakan kepentingan masyarakat adalah prioritas kami,” pungkasnya.
Kegiatan ini pun ditutup dengan respon positif dari seluruh lapisan masyarakat yang berharap inovasi serupa dapat terus digelar secara berkal









