Infobuzzpress.com | SIDRAP — Sebuah kecelakaan lalu lintas yang menegangkan terjadi di Jalan Poros Pangkajene–Rappang, Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 15.15 WITA. Kejadian berawal dari dugaan gangguan kesehatan pengemudi mobil, lalu beruntun menabrak sepeda motor hingga seorang peserta gerak jalan, bahkan memicu kemarahan warga yang merusak kendaraan dan memukul pengemudi.
Kecelakaan melibatkan Suzuki Carry Futura putih, No. Polisi DP 1714 CP yang dikemudikan Kusnadi, serta Yamaha Mio Sporty, No. Polisi DP 6043 CO yang dikendarai Sri Ramdani dengan Bahar sebagai penumpang.
Berdasarkan keterangan Kanit Laka Lantas Polres Sidrap, Ipda Harilius, yang dikonfirmasi awak media, mobil bergerak dari arah selatan ke utara ketika pengemudi tiba-tiba diduga kehilangan kesadaran. Polisi mencatat Kusnadi memiliki riwayat penyakit jantung, yang diduga menjadi penyebab hilangnya kendali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mobil kemudian melaju tak terkendali dan menabrak sepeda motor yang dikendarai Sri Ramdani beserta penumpangnya. Tidak berhenti di situ, mobil terus bergerak dan menabrak seorang peserta gerak jalan tingkat SMP yang sedang berada di lokasi. Identitas peserta tersebut belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kejadian yang menimpa pengguna jalan maupun peserta gerak jalan memicu kemarahan warga yang ada di lokasi. Sejumlah warga diduga merusak kendaraan Suzuki Carry Futura tersebut dan memukul pengemudi yang saat itu masih dalam kondisi lemah. Pihak kepolisian saat ini tengah menyelidiki identitas warga yang terlibat dalam perusakan dan pemukulan tersebut.
Akibat kecelakaan itu, Bahar (penumpang motor) mengalami luka-luka. Sementara itu, pengemudi mobil Kusnadi juga terluka dan saat ini sedang menjalani perawatan di RS Adinda Rappang.
Unit Laka Lantas Polres Sidrap telah turun menangani lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan mendalam, mencakup penyebab kecelakaan, peristiwa perusakan kendaraan, serta tindakan pemukulan terhadap pengemudi. Pihak berwenang memohon kesabaran masyarakat dan mengimbau agar tidak mengambil tindakan sendiri atas kejadian semacam ini.









