Kisah Nene Mallomo Dipentaskan di Makassar, Rawat Nilai Moral Kebudayaan Sidrap

- Redaktur

Senin, 25 Mei 2026 - 06:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidrap, infobuzzpress.com —– Nilai-nilai moral dan kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) digaungkan di Kota Makassar melalui pementasan drama tokoh “Nene Mallomo” oleh SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga, Ahad (24/5/2026).

Pertunjukan seni yang sarat edukasi sejarah ini digelar di Aula Gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar, dan dihadiri langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.

Kegiatan yang bertujuan merawat akar budaya daerah ini dibuka secara resmi oleh Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Selatan Sultan Rakib, Asisten Administrasi Umum Sidrap Nasruddin Waris, Kepala Dinas Kominfo Sidrap Mahluddin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap Suharya Angriani, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap Sirajuddin.

Pentas seni ini juga dipadati oleh para wali murid dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penampilan para siswa.

Ia menilai generasi muda tersebut mampu menggambarkan secara perinci sejarah dan nilai budaya yang terkandung dalam kisah Nene Mallomo.

“Terima kasih atas penampilannya. Saya sangat terkesan dan bangga melihat pentas seni legenda Nene Mallomo yang tergambar begitu detail dan jelas mengenai peristiwa pada masa Kerajaan Lapatiroi, ketika Nene Mallomo menjadi penasihat kerajaan,” ujar Syaharuddin.

Ia menjelaskan, kisah Nene Mallomo memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan sejarah awal Kabupaten Sidrap hingga tumbuh menjadi daerah agraris yang dikenal luas sampai saat ini.

Baca Juga:  Jelang Milad FISIP dan Reuni Akbar Alumni STISIP dan FISIP UMS Rappang, Panitia Temui Bupati Sidrap

“Dari masa itulah permulaan Kabupaten Sidrap dikenal sebagai lumbung beras Indonesia. Hingga sekarang, Sidrap tetap bertahan sebagai lumbung beras Indonesia, lumbung telur Indonesia, lumbung energi terbarukan Indonesia, dan juga lumbung penghafal Al-Qur’an Indonesia,” tambahnya.

Syaharuddin juga mengulas nomenklatur sejarah mengenai istilah “Addatuang” yang digunakan pada masa kerajaan sebagai pemimpin pemerintahan.

“Addatuang itu adalah sebutan pemimpin di masa kerajaan, kalau sekarang disebut Bupati sebagai pemimpin pemerintahan,” jelasnya.

Melihat besarnya manfaat edukasi dari kegiatan ini, Bupati Sidrap secara khusus mengajak pihak SD Islam Athirah untuk memboyong dan menampilkan kembali drama legenda Nene Mallomo tersebut di Kabupaten Sidrap.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga, Taswil Mardi, menyatakan bahwa pementasan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda, khususnya dalam memahami sejarah dan budaya daerah.

“Bagaimana ilmu yang didapatkan anak-anak kita bisa diimplementasikan dan memberikan dampak besar bagi kehidupan mereka ke depan,” ungkap Taswil.

Ia menambahkan, Sulawesi Selatan memiliki kekayaan kisah legenda yang sarat akan nilai moral, salah satunya adalah legenda Nene Mallomo yang berasal dari Bumi Sidrap.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, menegaskan bahwa pengenalan kisah-kisah legenda kepada anak-anak sejak dini merupakan bagian krusial dalam pembentukan karakter.

“Dengan memperkenalkan kisah legenda kepada anak-anak, kita dapat membangun karakter yang kuat, berbudaya, dan mencintai sejarah daerahnya,” pungkas Syamril.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putra Tokoh Politisi dan Pengusaha Sidrap Dipercaya Pimpin Event Besar, Aan Wahyu Junaedy Jadi Ketua Panitia 1st Anniversary AVOCE Bersama Harum Lestari
PASPORIA: Layanan Pembuatan Paspor Hadir di Car Free Day Kabupaten Sidrap, Khusus Minggu 19 Juli 2026!
Selamatkan Masa Depan Papua, Willem Wandik Turun Langsung Berantas Judi dan Miras di Tolikara
Lestarikan Budaya Nasional, JMSI Sidrap Gelar Lomba Fashion Wastra Glamour Sidrap 2026
Kurir Pesanan Antar Jemput Menangis Sepeda Motor Kerjanya Raib Dicuri, Kunci Masih Menggantung di Stang
Menag RI Ajak Arab Saudi Perkuat Diplomasi Religius, Undang Syekh Sudais ke Indonesia
Orang Tua Santri Lapor Polisi, Anak Pimpinan Ponpes yang Juga Pengajar Diduga Jadi Pelaku Penganiayaan
Undang Bupati Hadiri Wisuda, Unisan Sidrap Sekaligus Kupas Sinergi Bangun Daerah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:21 WITA

Putra Tokoh Politisi dan Pengusaha Sidrap Dipercaya Pimpin Event Besar, Aan Wahyu Junaedy Jadi Ketua Panitia 1st Anniversary AVOCE Bersama Harum Lestari

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:51 WITA

PASPORIA: Layanan Pembuatan Paspor Hadir di Car Free Day Kabupaten Sidrap, Khusus Minggu 19 Juli 2026!

Senin, 13 Juli 2026 - 14:36 WITA

Selamatkan Masa Depan Papua, Willem Wandik Turun Langsung Berantas Judi dan Miras di Tolikara

Senin, 13 Juli 2026 - 14:15 WITA

Lestarikan Budaya Nasional, JMSI Sidrap Gelar Lomba Fashion Wastra Glamour Sidrap 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:24 WITA

Kurir Pesanan Antar Jemput Menangis Sepeda Motor Kerjanya Raib Dicuri, Kunci Masih Menggantung di Stang

Berita Terbaru