Infobuzzpress.com, Enrekang, — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Enrekang menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih salah satu anggotanya, Sarimin Lamada. Di tengah kesibukannya sebagai jurnalis, Sarimin berhasil menorehkan prestasi di bidang seni budaya dengan meraih Juara 4 Lomba Desain Batik Khas Enrekang Massenrempulu tingkat nasional yang digelar Dekranasda Enrekang.
Pengumuman pemenang dilakukan usai Upacara Hardiknas 2026 di Lapangan Abubakar Lambogo, Senin 4/5/2026. Karya Sarimin berjudul “Batik Utan Loro Enrekang” sukses menembus 5 besar dan bersaing dengan desainer profesional dari Pulau Jawa dan Makassar. Motif “Utan Loro” atau “Hutan Dua” mengangkat filosofi harmoni Gunung Latimojong dan Sungai Saddang sebagai identitas alam dan budaya Massenrempulu.
Pengurus dan Anggota PWI Kabupaten Enrekang, menyampaikan bahwa capaian ini membuktikan insan pers memiliki multitalenta dan kepedulian tinggi terhadap kebudayaan daerah. “Ini bukti bahwa jurnalis tidak hanya piawai menulis berita, tapi juga mampu melahirkan karya seni yang mengangkat marwah daerah. Sarimin adalah teladan bahwa profesi wartawan selaras dengan misi pemajuan kebudayaan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sarimin Lamada telah aktif sebagai anggota PWI Enrekang sejak empat tahun terakhir dan selama ini dikenal konsisten meliput isu pendidikan, budaya, dan pembangunan daerah. “Sebagai jurnalis saya biasa menulis Enrekang dengan kata. Lewat batik Utan Loro, saya ingin menulis Enrekang dengan warna agar dikenal Indonesia,” kata Sarimin.
PWI Enrekang berharap prestasi ini menginspirasi jurnalis lain untuk terus berkarya lintas bidang. PWI juga mendorong Pemkab Enrekang dan Dekranasda untuk segera mematenkan dan memproduksi Batik Utan Loro sebagai ikon wastra resmi Massenrempulu yang bisa dipakai ASN, guru, pelajar, hingga masyarakat umum. (Aspan)









