Porsenijar PGRI Sulsel 2026 Pecahkan Rekor: 72.000 Guru dari 24 Kabupaten/Kota Padati Stadion Ganggawa Sidrap

- Redaktur

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBUZZPRESS.COM, SIDRAP – Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti Stadion Ganggawa, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (2/7/2026). Ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan resmi dibuka, dihadiri peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan—bahkan berpotensi masuk catatan MURI.

Guru-guru dari seluruh 24 kabupaten/kota se-Sulsel membanjiri lokasi, dengan total peserta terdaftar mencapai 72.000 orang. Angka ini dinilai luar biasa dan menjadi bukti antusiasme tinggi insan pendidikan terhadap ajang yang digelar selama 6 hari hingga 6 Juli 2026 ini.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGRI sekaligus Ketua Badan Khusus Komunikasi dan Digitalisasi PGRI, Dr. Wijaya, menyampaikan kekaguman yang mendalam atas kesuksesan pelaksanaan di Sidrap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, Porsenijar berjalan sangat lancar, sukses, dengan antusiasme yang luar biasa. Total 72.000 guru hadir dari 24 kabupaten/kota—ini jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan di Sulawesi Selatan. Bahkan jika diajukan, ini sudah memenuhi syarat untuk catatan MURI,” ujar Wijaya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh Bupati Sidrap Saharuddin, Ketua PGRI Sidrap sekaligus Wakil Bupati Nurkanaah, serta seluruh jajaran panitia tingkat provinsi dan daerah.

“Kami melihat senyum tak pernah lepas dari wajah peserta, meski menunggu sejak pagi hingga pukul 12.30 WITA di bawah terik matahari. Ini membuktikan betapa besar semangat persaudaraan kita,” tambahnya.

Wijaya menjelaskan penambahan kata “Pembelajaran” pada nama ajang ini merupakan gagasan almarhumah Ibu titi Soehartati, mantan Ketua Umum PGRI. Hal ini menegaskan bahwa Porsenijar bukan hanya ajang adu kekuatan fisik atau seni, melainkan wadah pengembangan pola pikir sesuai tugas pokok dan fungsi guru.

“Kegiatan ini menjadi sarana bagi guru untuk mengaktualisasikan kompetensi—baik pedagogik, sosial, maupun kepribadian. Di sini kita tunjukkan bahwa selain mengajar, kita juga solid, bersatu, dan punya semangat juang tinggi,” jelasnya.

Baca Juga:  Keren! Mahasiswa PPG UMS Rappang Sabet Juara II Kompetisi Seni Nasional

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosidi, memberikan apresiasi istimewa kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap.

“Sangat keren! Sidrap berhasil membangun sinergi sempurna antara pemerintah daerah dan insan pendidikan. Ini contoh nyata bagaimana kita bergerak bersama demi pengembangan SDM bangsa,” puji Prof. Unifah.

Ia juga menegaskan komitmen PGRI untuk terus berjuang memperjuangkan nasib guru: mulai dari kepastian status, kesejahteraan, hingga perlindungan profesi—terutama bagi rekan-rekan yang belum berstatus ASN maupun P3K.

“Kami berjuang dengan kepala dingin, mencari jalan terbaik bersama pemerintah demi masa depan pendidikan dan kesejahteraan guru,” tegasnya.

Sementara itu, Wijaya menambahkan apresiasi khusus kepada Bupati Saharuddin yang telah menerima penghargaan tertinggi dari Pengurus Besar PGRI, yaitu Penghargaan Nusagraha, atas perhatian luar biasa terhadap pendidikan dan kesejahteraan guru di Sidrap.

“Bupati hadir sejak awal hingga selesai pukul 01.30 dini hari, menguasai setiap detail acara, menyapa, dan berfoto bersama seluruh lapisan masyarakat. Ini bukti nyata kepedulian beliau,” ungkap Wijaya.

Di akhir pernyataannya, Wijaya menegaskan bahwa PGRI adalah mitra strategis pemerintah sekaligus suara bagi profesi guru. Masalah kesejahteraan, perlindungan profesi, dan kepastian status menjadi agenda utama yang akan terus disampaikan kepada pemerintah pusat maupun daerah.

“Kegiatan Porsenijar ini menjadi bukti bahwa persatuan guru adalah kekuatan besar. Sidrap telah membuktikan bahwa ramah, peduli, dan serius dalam mendukung dunia pendidikan. Semoga semangat ini terus kita jaga bersama,” pungkas Wijaya.

Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026 ini turut dihadiri perwakilan pemerintah provinsi, sejumlah Bupati dan Walikota se-Sulawesi Selatan, serta tamu undangan dari luar daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap — Akhirnya Tertangkap
Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda
Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.
Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Nurkanaah Tekankan Pentingnya Data Akurat
Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen
KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja
Aktivitas Nyaman, Polres Sidrap Gelar Patroli Kamtibmas
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:24 WITA

Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap — Akhirnya Tertangkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Persuratan Makin Praktis, Diskominfo Sidrap Fasilitasi Penerbitan TTE ASN Setda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:45 WITA

Sekda Sidrap Resmi Raih Gelar Doktor, Bupati Syaharuddin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Turun Ke Jalan , Bupati Enrekang Bersama BPBD Bagikan Masker di Lampu Merah.

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Mappadendang di Desa Bila, Bupati Syaharuddin Motivasi Petani Tingkatkan Hasil Panen

Berita Terbaru