SIDRAP | infoBuzzPress.com – Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (27/5/2026). Di momen suci Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, ribuan warga yang hadir tidak hanya mendapatkan pelajaran spiritual, tetapi juga kabar gembira membanggakan dari Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., MM. Dalam sambutannya, Bupati membeberkan deretan capaian gemilang pembangunan Bumi Nene Mallomo sepanjang tahun 2025 hingga proyeksi 2026 yang menempatkan daerah ini di puncak prestasi tingkat Sulawesi Selatan.
Dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Syaharuddin mengungkapkan bahwa kerja keras pemerintah daerah bersinergi dengan masyarakat telah membuahkan hasil nyata, bahkan menuai apresiasi di tingkat provinsi hingga nasional. Salah satu indikator keberhasilan terbesar terlihat dari kualitas hidup warga yang semakin meningkat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidrap pada akhir 2025 berhasil menembus angka 75,49 poin, naik 0,68 poin dibanding tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi dalam 7 tahun terakhir.
Namun, kejutan terbesar datang dari sektor ekonomi. Sidrap kini memegang rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Sulawesi Selatan dengan angka 7,71 persen. Angka ini menempatkan Sidrap di peringkat pertama dari 24 kabupaten dan kota, sekaligus menjadi pertumbuhan paling pesat yang pernah dicatat dalam kurun waktu 8 tahun terakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, lonjakan ekonomi ini sejalan dengan keberhasilan kita menekan angka kemiskinan hingga ke titik terendah se-Sulsel, yakni 4,91 persen atau sekitar 15.200 jiwa, turun dari 5,02 persen pada 2024,” ungkap Syaharuddin disambut tepuk tangan meriah jemaah.
Kesejahteraan masyarakat juga diperkuat lewat jaminan kesehatan hampir menyeluruh. Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) di Sidrap tembus 99,00 persen per akhir 2025, menjamin perlindungan bagi 331.227 jiwa penduduk. Di sisi pendidikan, Pemkab Sidrap sukses mengembalikan 1.681 anak putus sekolah kembali ke bangku pendidikan, merevitalisasi 143 sekolah, serta menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar bagi 26.928 siswa.
Sebagai daerah agraris, performa sektor pertanian dan peternakan Sidrap pada 2025 sungguh luar biasa dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah:
– Jagung: Produksi 109.908 ton (nilai Rp604 miliar), naik 3,3%.
– Padi: 679.772 ton Gabah Kering Panen (nilai Rp4,6 triliun), naik 129.464 ton dari tahun sebelumnya.
– Beras: 326.933 ton (nilai Rp4,08 triliun), melonjak 27,21%.
– Telur: 53.401 ton (nilai Rp1,4 triliun), kenaikan 26% seiring populasi ayam petelur mencapai 5,17 juta ekor.
Untuk menjaga laju pertumbuhan ini, Pemkab Sidrap telah menganggarkan program “Jalan Mulus” di APBD 2026 serta perbaikan irigasi guna mendukung program IP300, agar sawah bisa panen padi hingga tiga kali setahun.
Di akhir sambutan penuh makna ini, Syaharuddin menegaskan visi besar Sidrap ke depan: menjadi Lumbung Beras, Lumbung Telur, Lumbung Energi Terbarukan, dan Lumbung Penghafal Al-Qur’an Indonesia. Melalui semangat kerja “Tanam, Panen, Hilirisasi”, ia mengajak persatuan antara pemerintah, ulama, dan pengusaha demi mewujudkan Sidrap yang maju dan bermartabat.
“Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H. Semoga Allah SWT menerima amal dan kurban kita. Saromase Sidenreng Rappang,” pungkasnya.









