SPBU Tanete Sidrap Dikeluhkan, Pengendara Terlantar di Tengah Antrean Panjang Tanpa Pelayanan

- Redaktur

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOBUZZPRESS.COM, SIDRAP β€” Pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi sorotan setelah sejumlah pengendara mengeluhkan antrean panjang yang terjadi tanpa adanya petugas yang melayani, Rabu malam (10/6/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WITA di SPBU bernomor 74.916.74. Puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular di area pengisian bahan bakar.

Namun, para pengendara mengaku harus menunggu cukup lama karena tidak ada satu pun petugas yang berada di dispenser untuk melayani konsumen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi itu memicu keluhan dari masyarakat yang merasa waktu mereka terbuang akibat terhentinya pelayanan secara mendadak tanpa informasi yang jelas dari pihak pengelola SPBU.

β€œIni harus dievaluasi. Jangan sampai kendaraan sudah antre panjang, tetapi tidak ada satu pun petugas yang melayani. Kami sebagai konsumen tentu dirugikan karena harus menunggu tanpa kepastian,” ujar Rahim, salah seorang pengendara yang berada di lokasi.

Menurut sejumlah warga, pelayanan yang baik tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan bakar, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang bertugas melayani masyarakat.

Mereka menilai pergantian petugas seharusnya dilakukan tanpa mengganggu aktivitas pelayanan kepada konsumen.

Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kemacetan di sekitar area SPBU, terutama pada jam-jam sibuk ketika kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar meningkat.

Baca Juga:  Disperindag Sidrap Tegas: Gas Melon Khusus Rumah Tangga, Bukan Pengusaha

Selain itu, antrean panjang tanpa pelayanan berpotensi memicu ketidaknyamanan dan keluhan dari pengguna jalan lainnya.

Saat dikonfirmasi di lokasi, salah seorang pegawai SPBU menyebutkan bahwa tidak adanya pelayanan sementara waktu disebabkan proses pergantian sif atau pergantian petugas yang sedang bertugas.

Namun demikian, alasan tersebut dinilai belum cukup menjawab keluhan masyarakat.

Sejumlah pengendara berharap manajemen SPBU memiliki sistem yang lebih baik agar pergantian sif tidak menyebabkan terhentinya pelayanan kepada konsumen.

β€œKalau memang pergantian sif, seharusnya ada petugas pengganti yang langsung masuk. Jangan sampai semua berhenti bersamaan sehingga masyarakat yang jadi korban menunggu,” kata seorang pengendara lainnya.

Keluhan masyarakat juga mengarah pada perlunya evaluasi dari pihak Pertamina terhadap standar pelayanan yang diterapkan SPBU, khususnya terkait manajemen operasional dan pelayanan pelanggan.

Hingga berita ini diturunkan, Pengawas SPBU Tanete, Iwan, yang dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait keluhan masyarakat dan terhentinya pelayanan saat antrean panjang berlangsung, belum memberikan tanggapan.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali mengingat SPBU merupakan fasilitas pelayanan publik yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

Pelayanan yang cepat, profesional, dan berkesinambungan dinilai menjadi hal penting untuk menjaga kenyamanan konsumen sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan distribusi bahan bakar di Kabupaten Sidrap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kedekatan, Kapolres Sidrap Perkenalkan Diri dan Minta Dukungan Tokoh Agama
Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap β€” Akhirnya Tertangkap
Ambil Sandal Warga, Korban Dianiaya Pakai Parang β€” Pelaku Berhasil Diamankan Polisi
KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja
BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko
BAZNAS Enrekang dan BPBD Salurkan BantuanΒ  Air Bersih ke Warga.
BAZNAS Enrekang Berikan Bantuan Biaya Pengobatan Kepada Sanusi Warga Desa Pasang.
Bupati Enrekang Bersama BAZNAS Enrekang Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Mata Allo.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WITA

Bangun Kedekatan, Kapolres Sidrap Perkenalkan Diri dan Minta Dukungan Tokoh Agama

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:24 WITA

Modus Pura-pura Belanja Emas, Wanita Ini Curi Gelang di Dua Pasar Sidrap β€” Akhirnya Tertangkap

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:31 WITA

KDRT di Sidrap: Pertengkaran Sepele Berujung Luka di Mata dan Pipi, Suami Ditangkap di Tempat Kerja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:14 WITA

BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:22 WITA

BAZNAS Enrekang dan BPBD Salurkan BantuanΒ  Air Bersih ke Warga.

Berita Terbaru