SSIC 2026, Sidrap Usung Hilirisasi Beras sebagai Proyek Investasi Unggulan

- Redaktur

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobuzzpress.com, Sidrap — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengusung pengembangan industri tepung beras sebagai proyek investasi unggulan dalam verifikasi lapangan South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.

Proyek tersebut menjadi strategi hilirisasi komoditas beras untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, sekaligus menarik minat investor nasional maupun internasional.

Hal itu mengemuka dalam verifikasi lapangan SSIC 2026 yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Sidrap, Rabu (22/7/2026). Tim verifikasi terdiri dari Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan Oki Hermansyah dan jajaran, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara jajaran Pemkab Sidrap dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten, Andi Rahmat Saleh, didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Andi Nirwan. Sejumlah kepala OPD dan pejabat terkait turut hadir.

Mengawali sambutannya, Andi Rahmat Saleh menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang terus mendampingi daerah dalam memperkuat kualitas proyek investasi.

“Bank Indonesia tidak henti-hentinya merangkul dan mendorong daerah-daerah yang memiliki potensi besar untuk melihat peluang pengembangan investasi. Bagi kami di Kabupaten Sidrap, langkah strategis ini menjadi motivasi besar untuk terus memajukan daerah,” ujarnya.

Sekda selanjutnya menjelaskan, Kabupaten Sidrap memiliki keunggulan sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan ekosistem pertanian yang telah berkembang dari hulu hingga hilir. Didukung sekitar 180 pabrik penggilingan beras, hampir separuh di antaranya telah menggunakan teknologi modern yang mampu menghasilkan beras sesuai kebutuhan pasar, baik kelas medium maupun premium.

“Di mana pun di Sulawesi, ketika ditanya asal berasnya, jawabannya hampir selalu Sidrap. Keunggulan teknologi pengolahan yang kami miliki memungkinkan kualitas beras disesuaikan dengan kebutuhan pasar,” katanya.

Menurut Andi Rahmat Saleh, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Kabupaten Sidrap mencapai lebih dari 336 ribu ton per tahun, sementara konsumsi masyarakat hanya sekitar 30 ribu ton per tahun. Kondisi tersebut menghasilkan surplus produksi yang besar dan menjadi peluang untuk memperluas hilirisasi.

Baca Juga:  Apel Kesiapan Karhutla Digelar di Sidrap, Wabup Tekankan Pentingnya Pencegahan

Ia mengungkapkan, dari seluruh proses penggilingan beras terdapat sekitar 5 hingga 10 persen beras patah (broken rice) yang bisa dimanfaatkan secara optimal. “Ini merupakan potensi yang sangat besar untuk menghadirkan industri pengolahan tepung beras di Sidrap,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidrap menawarkan investasi industri tepung beras sebagai bagian dari penguatan rantai nilai pertanian. Kehadiran industri tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah, memperluas pasar produk turunan beras, sekaligus membuka peluang kerja baru.

Selain proyek industri tepung beras, Sekda juga memaparkan sejumlah peluang investasi strategis lainnya. Di sektor peternakan, Sidrap memiliki sekitar 5 juta ekor ayam petelur dengan tingkat produksi sekitar 80 persen per hari yang dikelola menggunakan sistem closed house modern.

Sementara di sektor energi baru terbarukan, Pemkab Sidrap tengah mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas hingga 200 MW serta pengembangan tahap kedua Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

“Prinsipnya kami sangat terbuka untuk bekerja sama dengan pihak yang serius berinvestasi dan mendukung hilirisasi di Sidrap,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sidrap, Herwin, mengutarakan hasil peninjauan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum baru-baru ini.

β€œBerdasarkan peninjauan itu, disebutkan Sidrap merupakan satu-satunya daerah dari sembilan kabupaten/kota di kawasan Teluk Bone yang memiliki tiga potensi strategis sekaligus, yakni pangan, energi, dan air,” jelasnya.

Menurutnya, ketiga sektor tersebut telah diintegrasikan ke dalam RPJMD Kabupaten Sidrap sehingga menjadi modal penting dalam mendorong investasi sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko
Pemkab Enrekang, Baznas dan Bank Sulselbar Gelar Rapat Teknis Penguatan ZIS-DSKL.
Pemkab Enrekang Gaet Jasindo Asuransikan 1.500 Hektare Lahan Padi dan Jagung
Sumber Air Baku PDAM Menipis, Diskominfo Enrekang Salurkan Air Bersih Untuk Warga.
Tipu Korban Hingga Ratusan Juta, Polres Sidrap Tangkap Pelaku Sobis di Balikpapan
Buka Lapangan Kerja dan Tingkatkan Skill, Bupati Enrekang Secara Resmi Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch 5.
Bupati Enrekang Hadiri Pelepasan Secara Simbolis Distribusi Bantuan Produk Susu Bagi Masyarakat di 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.
Jaga Hasil Panen, Bhabinkamtibmas Pantau Ketersediaan Air Irigasi di Maritengngae
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:14 WITA

BI dan PWI Sulsel Bahas Perkembangan Ekonomi Hingga Pentingnya Manajemen Risiko

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Pemkab Enrekang, Baznas dan Bank Sulselbar Gelar Rapat Teknis Penguatan ZIS-DSKL.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:11 WITA

Pemkab Enrekang Gaet Jasindo Asuransikan 1.500 Hektare Lahan Padi dan Jagung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:40 WITA

Sumber Air Baku PDAM Menipis, Diskominfo Enrekang Salurkan Air Bersih Untuk Warga.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:14 WITA

Tipu Korban Hingga Ratusan Juta, Polres Sidrap Tangkap Pelaku Sobis di Balikpapan

Berita Terbaru