Infobuzzpress.com | PINRANG β Kemeriahan karnaval peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sempat berubah menjadi kepanikan sesaat. Sebuah insiden kecelakaan menimpa seorang anak yang tertabrak mobil ambulans yang sedang membawa pasien kritis menuju rumah sakit. Bahkan, suasana sempat memanas hingga sopir ambulans hampir menjadi sasaran kemarahan petugas Satpol PP yang tersulut emosi.
Peristiwa ini terekam jelas dalam rekaman video yang diabadikan warga. Dalam cuplikan tersebut, terlihat ambulans yang melaju dengan sirine berbunyi nyaring di Jalan Poros Trans Sulawesi, tiba-tiba menabrak seorang anak yang berlari menyeberang jalan saat asyik menyaksikan keramaian karnaval. Anak tersebut terpental ke tengah jalan seketika.
Usai kejadian, situasi menjadi tidak terkendali. Sopir ambulans sempat dikejar dan bahkan menerima pukulan dari sejumlah petugas Satpol PP yang berada di lokasi. Namun, warga dan aparat keamanan segera bergerak cepat mengevakuasi anak yang terluka ke tepi jalan untuk mendapatkan pertolongan pertama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Beruntung, setelah diperiksa tim medis, anak tersebut tidak mengalami luka serius, hanya mengeluh nyeri pada bagian pinggul akibat benturan.
Sebagai bentuk kepedulian, sopir ambulans bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pinrang, A. Sri Widiayati Irwan, segera menjenguk korban dan memberikan dukungan kepada keluarga.
Menurut Ibu Ketua PKK, peristiwa ini adalah musibah yang tak seorang pun menginginkan.
βAlhamdulillah kondisinya tidak apa-apa. Anak ini mengaku saat menyeberang tidak melihat kanan dan kiri, sementara ambulans sedang membawa pasien yang kritis. Saat itu jalan sedang ditutup untuk karnaval, namun ambulans yang membawa pasien dari Rumah Sakit Bungi Pinrang terpaksa melaju dan tidak sempat menghindar, akhirnya tersenggol,β jelasnya.
Meski sempat memicu kepanikan dan ketegangan, kegiatan karnaval kembali dilanjutkan setelah situasi dinyatakan kondusif. Pihak berwenang mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada, terutama saat berada di jalur yang tetap dilalui kendaraan darurat meskipun sedang berlangsung kegiatan keramaian. (*)









