Ternak Kambing Binaan Baznas Enrekang mati mendadak di Dua Lokasi.

- Redaktur

Senin, 13 April 2026 - 08:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobuzzpress.com, Enrekang — Sejumlah ternak kambing binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang dilaporkan mati secara mendadak beberapa waktu di dua lokasi berbeda. Kejadian ini sontak menjadi perhatian serius pihak pengelola.

Kematian beberapa kambing tersebut terjadi di Balai Ternak Situru Buntu Pare, Desa Patongloan, dan Kelompok Balai Ternak Mammesa, Desa Benteng Alla, Kecamatan Baroko. Hingga kini, penyebab pastinya masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh tim gabungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan BAZNAS Enrekang, Dirhamza, mengaku langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Enrekang untuk melakukan pemeriksaan lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada beberapa kambing binaan yang mati di daerah tersebut. Saya langsung meminta bantuan kepada Dinas Peternakan Enrekang untuk dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab kematian ternak,ā€ ujar Dirhamza.

Dirhamza menegaskan, langkah ini penting untuk memastikan akar masalah sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di lokasi binaan lainnya.

Baca Juga:  Sekda Sidrap Ikuti Workshop Kemenkeu, Fokus Perkuat Pengelolaan Fiskal Daerah

Pemeriksaan awal tim dokter hewan bersama BAZNAS menemukan 7 poin penting. Salah satunya adalah masalah sirkulasi udara di kandang yang buruk. Sebagai langkah cepat, kandang pun dipindahkan ke lokasi lain setelah ada warga yang bersedia meminjamkan lahannya.

Proses penanganan pun disebutnya tetap mengikuti mekanisme yang berlaku, termasuk dalam hal pemberian jasa kepada petugas pemeriksa.

Dalam penanganan kasus ini BAZNAS Enrekang tak bergerak sendiri. Mereka telah menggandeng Kejaksaan Negeri Enrekang sebagai pendamping program. Kerja sama ini dilakukan agar seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan dan terbebas dari potensi pelanggaran.

Kerja sama ini sebagai bentuk pendampingan agar program berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,ā€ jelas Dirhamza.

Ia berharap proses penanganan kasus kematian ternak ini bisa rampung segera. Dengan begitu, program pembinaan ternak BAZNAS Enrekang bisa kembali berjalan normal dan manfaatnya kembali dirasakan masyarakat penerima.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati & Wakil Bupati Sidrap Hadir Langsung Dukung Melani di Panggung D’Academy 8
Meriahkan HUT RI ke-81, IKA-PPUW Benteng Sidrap Resmi Buka Gebyar Merah Putih Lomba Olahraga dan Seni
Aniversary ke-9 Ormas S3: “Satu Hobi, Satu Solidaritas”, Ribuan Warga Meriahkan Adu Cek Sound di Massepe
Dapat Dukungan UMS Rappang, Kades Kalosi Alau Nyaris Teteskan Air Mata
Perkuat Mutu PPG, UMS Rappang Gelar Pengimbasan Penguji UKPPPG
FGD di Kalosi Alau, Tim Hiliriset UMS Rappang Siapkan Kompetisi Siberas, Desa Terbaik Bakal Dapat Hadiah ini
Dr Sam Hermansyah Dipercaya Bekali Calon Penguji UKPPG Guru 2026 di Makassar
Melirik Jejak Muhammad Yunus, Petani Sidrap yang Panen Saat Kemarau Menguji
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bupati & Wakil Bupati Sidrap Hadir Langsung Dukung Melani di Panggung D’Academy 8

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:10 WITA

Meriahkan HUT RI ke-81, IKA-PPUW Benteng Sidrap Resmi Buka Gebyar Merah Putih Lomba Olahraga dan Seni

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:26 WITA

Aniversary ke-9 Ormas S3: “Satu Hobi, Satu Solidaritas”, Ribuan Warga Meriahkan Adu Cek Sound di Massepe

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:12 WITA

Dapat Dukungan UMS Rappang, Kades Kalosi Alau Nyaris Teteskan Air Mata

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:08 WITA

Perkuat Mutu PPG, UMS Rappang Gelar Pengimbasan Penguji UKPPPG

Berita Terbaru