Gubernur Jhon Tabo: Papua Pegunungan Kondusif, Penyelesaian Masalah Harus Humanis

- Redaktur

Rabu, 29 April 2026 - 04:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobuzzpress.com, WAMENA — Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo, menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah yang dipimpinnya berada dalam kondisi aman dan kondusif. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari evaluasi satu tahun pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam keterangannya di Wamena, Selasa, Jhon Tabo menyebut stabilitas keamanan di delapan kabupaten menunjukkan tren positif berkat koordinasi yang intens antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat.

“Situasi kamtibmas di seluruh wilayah Papua Pegunungan rata-rata atau hampir 98 persen aman. Ini terjadi karena koordinasi dan komunikasi yang kami bangun berjalan sangat baik antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Gubernur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja bersama semua elemen, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat akar rumput.

Menurutnya, pendekatan komunikasi yang terbuka dan dialogis menjadi kunci utama dalam meredam potensi konflik serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Papua Pegunungan.

Stabil di Mayoritas Wilayah, Beberapa Daerah Masih Berproses

Gubernur menjelaskan, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sebagian besar wilayah di Papua Pegunungan berada dalam kondisi aman, termasuk Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Tolikara, Jayawijaya, dan Mamberamo Tengah.

“Wilayah-wilayah tersebut relatif stabil dan masyarakat sudah dapat beraktivitas dengan baik. Pemerintahan berjalan, pelayanan publik terus meningkat, dan roda ekonomi mulai bergerak,” jelasnya.

Meski demikian, ia tidak menampik masih terdapat dinamika di beberapa daerah seperti Yahukimo dan Yalimo. Namun, menurutnya, kondisi tersebut terus membaik seiring dengan upaya pendekatan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Kemah Merah Putih PKK Sidrap: Bukan Sekadar Perkemahan, Membumikan Kerja Nyata Demi Keluarga dan Masyarakat

“Memang ada sedikit persoalan di Yahukimo dan Yalimo, tetapi kami optimistis pelan-pelan semua akan kembali normal. Pemerintah terus hadir untuk memastikan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” tegasnya.

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Aparat Keamanan

Dalam menjaga stabilitas yang telah tercapai, Gubernur Jhon Tabo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah di delapan kabupaten dengan aparat keamanan TNI-Polri.

Ia mengungkapkan bahwa komunikasi lintas sektor terus diperkuat agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

“Komunikasi kami bangun dengan baik supaya pemerintah di daerah bisa lebih bijak dalam mengambil langkah, khususnya dalam menjaga dan menciptakan situasi keamanan yang lebih baik,” katanya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh kepala daerah untuk lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat tanpa memicu konflik berkepanjangan.

Imbauan Jaga Stabilitas dan Kedamaian

Gubernur turut mengimbau masyarakat di seluruh Papua Pegunungan agar tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta terus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.

“Kami mengajak seluruh masyarakat di delapan kabupaten untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan Papua Pegunungan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai kekeluargaan dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai fondasi utama dalam menciptakan kedamaian yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sawah Tadah Hujan Tetap Berproduksi Tinggi di Musim Kemarau: Petani Lagading Panen 11,3 Ton Gabah Berkat Pengelolaan Air Cerdas
“Jangan Tunggu Korban ! ” Warga Desak Pemda Enrekang Perbaiki Jalan Poros Kukku – Ranga.
Modus HP Murah di Facebook: Enam Penipu Online Dibekuk di Parepare
Karang Taruna Sidrap Ajak Anak Muda Memiliki Kepedulian Sosial melalui Gerakan SIPATUOKI’
Lewat Forum OECD–APKASI, Sidrap Perkuat Kemitraan Pembangunan dan Peluang Ekonomi
Jejak Yayasan Sanggar Seni Pajoge Andino Sidrap: Menanam Dedikasi, Merawat Tradisi, Mengukir Prestasi
Di Tengah Kemarau, Petani di Kelurahan Kadidi Tetap Bisa Panen Berkat Program Listrik Masuk Sawah
Dari Sidrap untuk Indonesia, Kerja Sama Antar Daerah Jadi Kunci Jaga Pasokan Nasional
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:19 WITA

Sawah Tadah Hujan Tetap Berproduksi Tinggi di Musim Kemarau: Petani Lagading Panen 11,3 Ton Gabah Berkat Pengelolaan Air Cerdas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:14 WITA

“Jangan Tunggu Korban ! ” Warga Desak Pemda Enrekang Perbaiki Jalan Poros Kukku – Ranga.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Modus HP Murah di Facebook: Enam Penipu Online Dibekuk di Parepare

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:03 WITA

Karang Taruna Sidrap Ajak Anak Muda Memiliki Kepedulian Sosial melalui Gerakan SIPATUOKI’

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08 WITA

Lewat Forum OECD–APKASI, Sidrap Perkuat Kemitraan Pembangunan dan Peluang Ekonomi

Berita Terbaru