Sawah Tadah Hujan Tetap Berproduksi Tinggi di Musim Kemarau: Petani Lagading Panen 11,3 Ton Gabah Berkat Pengelolaan Air Cerdas

- Redaktur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDRAP, Infobuzzpress.com β€” Di tengah tantangan musim kemarau yang kerap menyulitkan pasokan air pertanian, petani di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), membuktikan bahwa sawah tadah hujan pun mampu menyumbang hasil panen yang luar biasa. Berkat pengelolaan sumber air alternatif yang terencana, petani bernama Muslimin berhasil memanen 11,346 ton gabah pada Musim Tanam (MT) II tahun 2026.

Muslimin menggarap lahan seluas 145,85 are atau sekitar 1,46 hektare di wilayah Lompo Lebongnge, Dusun I Lagading. Lahan tersebut tergolong sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan β€” sehingga saat musim kemarau tiba, ketersediaan air menjadi tantangan utama.

Namun, Muslimin tidak menyerah pada keterbatasan alam. Ia memanfaatkan **embung sebagai tampungan air** yang dipadukan dengan **pompa air berukuran 3 inci** untuk menyalurkan air ke lahan sawahnya. Kombinasi teknologi sederhana namun tepat sasaran ini menjaga pasokan air tetap terjaga hingga tanaman padi siap dipanen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber air tidak lagi hanya menggantungkan pada hujan. Dengan embung dan pompa, tanaman tetap terairi dengan baik meski curah hujan sedang rendah,”ungkap Muslimin, anggota Kelompok Tani Lagading.

Baca Juga:  5 Juta Batang Rokok Ilegal Gegerkan Sidrap, Satu Tersangka Masuk Tahap Sidang, Sosok Pemasok Masih Misterius

Upaya keras Muslimin membuahkan hasil yang membanggakan. Sebanyak 93 karung gabah berhasil dikumpulkan, dengan total produksi mencapai 11,346 ton gabah. Jika dihitung berdasarkan luas lahan, tingkat produktivitasnya mencapai sekitar 7,78 ton gabah per hektar β€” angka yang sangat mengesankan untuk lahan tadah hujan di musim kemarau.

Secara ekonomi, hasil panen ini pun membawa berkah yang nyata. Dengan harga gabah yang berlaku saat itu sebesar Rp7.700 per kilogram, total nilai produksi yang diraih Muslimin mencapai Rp87.364.200.

Kisah sukses Muslimin menjadi bukti nyata bahwa sawah tadah hujan tetap memiliki peluang besar untuk produktif bahkan di musim kemarau, asalkan sumber air dikelola dengan sebaik-baiknya. Embung berfungsi menyimpan cadangan air, sementara pompa air membantu menyalurkannya secara merata ke seluruh lahan.

Bagi masyarakat petani di Desa Lagading, pemanfaatan sumber air alternatif kini menjadi strategi andalan untuk menjaga keberlanjutan produksi padi. Teknologi pengairan sederhana ternyata mampu menjadi solusi efektif dalam menjaga produktivitas lahan dan menjamin ketersediaan pangan, sekalipun di tengah tantangan iklim yang tidak menentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FGD di Kalosi Alau, Tim Hiliriset UMS Rappang Siapkan Kompetisi Siberas, Desa Terbaik Bakal Dapat Hadiah ini
Dr Sam Hermansyah Dipercaya Bekali Calon Penguji UKPPG Guru 2026 di Makassar
Melirik Jejak Muhammad Yunus, Petani Sidrap yang Panen Saat Kemarau Menguji
Syaharuddin Alrif Buka Forum Perdagangan Antardaerah APKASI, Perkuat Kolaborasi Jaga Pasokan Pangan Nasional
Diwawancarai TVOne, Bupati Sidrap Perkenalkan Produk Lokal di Apkasi Otonomi Expo 2026
“Jangan Tunggu Korban ! ” Warga Desak Pemda Enrekang Perbaiki Jalan Poros Kukku – Ranga.
Modus HP Murah di Facebook: Enam Penipu Online Dibekuk di Parepare
Karang Taruna Sidrap Ajak Anak Muda Memiliki Kepedulian Sosial melalui Gerakan SIPATUOKI’
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:03 WITA

FGD di Kalosi Alau, Tim Hiliriset UMS Rappang Siapkan Kompetisi Siberas, Desa Terbaik Bakal Dapat Hadiah ini

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:54 WITA

Dr Sam Hermansyah Dipercaya Bekali Calon Penguji UKPPG Guru 2026 di Makassar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:47 WITA

Melirik Jejak Muhammad Yunus, Petani Sidrap yang Panen Saat Kemarau Menguji

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:43 WITA

Syaharuddin Alrif Buka Forum Perdagangan Antardaerah APKASI, Perkuat Kolaborasi Jaga Pasokan Pangan Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:39 WITA

Diwawancarai TVOne, Bupati Sidrap Perkenalkan Produk Lokal di Apkasi Otonomi Expo 2026

Berita Terbaru