Bukan Sekadar Traktor: Karnaval Alat Pertanian Sidrap, Penghormatan Megah untuk Para Petani Tulang Punggung Daerah

- Redaktur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobuzzpress.com | SIDRAP — Biasanya traktor sibuk membelah tanah, dan mesin pompa air tak henti mengairi hamparan sawah yang luas. Namun di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pemandangan yang sangat berbeda dan luar biasa justru menyita perhatian warga.

Ratusan alat pertanian yang sehari-hari bekerja keras di ladang dan sawah mendadak berubah menjadi “kendaraan karnaval” yang memukau. Traktor, mesin pompa air, alat penggiling padi, hingga berbagai kendaraan pendukung pertanian, semuanya dihias penuh warna. Ada yang dibalut ornamen merah putih menyala, ada pula yang menampilkan kreativitas tinggi sekaligus identitas khas masyarakat Sidrap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alat-alat yang biasanya berdebu dan basah oleh air sawah itu kini berjejer rapi dalam iring-iringan Lomba Karnaval Hias Alat Pertanian tingkat Kabupaten Sidrap. Kegiatan megah ini digelar Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemandangan unik ini sontak menjadi tontonan istimewa bagi ribuan warga yang memadati sepanjang rute. Jalan yang biasanya dilewati kendaraan biasa, seketika berubah menjadi panggung berjalan yang menampilkan wajah asli pertanian Sidrap.

Namun, yang menarik — peserta tidak sekadar menghias alat pertanian agar terlihat bagus. Setiap dekorasi yang ditampilkan juga membawa pesan mendalam tentang kearifan lokal sekaligus menggambarkan identitas Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Sulawesi Selatan.

Di balik kemeriahan dan warna-warni hiasan, ada pesan penting yang ingin disampaikan pemerintah daerah. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan untuk merayakan hari kemerdekaan.

Baca Juga:  DPRD Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

“Kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, melainkan bentuk penghormatan dan kebanggaan kita terhadap para petani yang menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Sidrap,” ujar Syaharuddin di sela-sela penyelenggaraan karnaval.

Menurutnya, alat-alat pertanian yang dikarnavalkan itu bukan sekadar benda mati — melainkan simbol penting kehidupan masyarakat Sidrap, saksi bisu kerja keras ribuan petani yang menafkahi keluarga dan daerah ini.

Bupati juga mengapresiasi kreativitas dan antusiasme luar biasa masyarakat yang turut berpartisipasi. Ia berharap semangat gotong royong yang terlihat dalam karnaval ini tidak berhenti saat iring-iringan selesai melintas.

“Semoga semangat gotong royong dan kreativitas yang ditunjukkan dapat terus memajukan sektor pertanian di daerah kita,” tambahnya.

Karnaval berlangsung tertib, aman, dan penuh kegembiraan. Warga terlihat antusias menyambut satu per satu alat pertanian yang telah disulap dengan dekorasi kreatif melintas di hadapan mereka.

Bagi masyarakat yang hadir, karnaval ini bukan hanya soal siapa yang paling bagus menghias traktor atau kendaraannya. Ada cerita lain yang ikut berjalan di dalamnya: cerita tentang petani, cerita tentang sawah, cerita tentang kerja keras, dan cerita tentang identitas Sidrap sebagai daerah agraris yang membanggakan.

Hari itu, mesin-mesin yang biasanya bekerja di balik hamparan sawah yang hijau, tampil gagah di jalanan — bukan untuk membajak tanah, melainkan untuk membuktikan bahwa kemerdekaan ini juga hasil keringat para petani. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infobuzzpress.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus HP Murah di Facebook: Enam Penipu Online Dibekuk di Parepare
Karang Taruna Sidrap Ajak Anak Muda Memiliki Kepedulian Sosial melalui Gerakan SIPATUOKI’
Lewat Forum OECD–APKASI, Sidrap Perkuat Kemitraan Pembangunan dan Peluang Ekonomi
Jejak Yayasan Sanggar Seni Pajoge Andino Sidrap: Menanam Dedikasi, Merawat Tradisi, Mengukir Prestasi
Di Tengah Kemarau, Petani di Kelurahan Kadidi Tetap Bisa Panen Berkat Program Listrik Masuk Sawah
Dari Sidrap untuk Indonesia, Kerja Sama Antar Daerah Jadi Kunci Jaga Pasokan Nasional
Pesma 2026 Berakhir, Ini Kesan Maba UMS Rappang Asal Enrekang dan Kalimantan Utara, Ada yang Termotivasi dengan Bupati Sidrap
Penutupan Pesma 2026, Pemkab Sidrap: UMS Rappang Punya Peran Penting Dorong Kemajuan Daerah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Modus HP Murah di Facebook: Enam Penipu Online Dibekuk di Parepare

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:03 WITA

Karang Taruna Sidrap Ajak Anak Muda Memiliki Kepedulian Sosial melalui Gerakan SIPATUOKI’

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08 WITA

Lewat Forum OECD–APKASI, Sidrap Perkuat Kemitraan Pembangunan dan Peluang Ekonomi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WITA

Jejak Yayasan Sanggar Seni Pajoge Andino Sidrap: Menanam Dedikasi, Merawat Tradisi, Mengukir Prestasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Di Tengah Kemarau, Petani di Kelurahan Kadidi Tetap Bisa Panen Berkat Program Listrik Masuk Sawah

Berita Terbaru